|
Kabupaten Malang distribusikan Minyak Goreng Bersubsidi
Selasa, 01 April 2008 | 19:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, segera mendistribusikan 89.848 liter minyak goreng bersubsidi bagi usaha mikro-kecil (UMK) dan pegawai honorer.
Yudi Santoso, Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perdagangan dan Perindustrian setempat, Selasa (1/4), mengatakan bahwa minyak goreng bersubsidi itu didistribusikan lewat operasi pasar murah. Pembelian dibatasi maksimal dua liter dengan harga Rp 8.500 per liter.
Pihaknya mengaku sudah mendata jumlah pelaku UMK yang mengandalkan minyak goreng dalam usahanya. Sedangkan jumlah pegawai honorer atau pegawai tidak tetap masih terus didata, bekerja sama dengan Bagian Kepegawaian.
Pelaksanaan operasi pasar bagi UMK dan pegawai honorer dilakukan setelah minyak goreng bersubsidi sebanyak 327.822 liter bagi 162.911 keluarga miskin di 33 kecamatan selesai didistribusikan. Sejauh ini baru tersalur di 17 kecamatan, dengan total sebanyak 68 ribu liter minyak goreng.
Pendistribusian minyak goreng bagi keluarga miskin itu merupakan bagian dari tahap pertama yang sebanyak 417.670 liter. Total minyak goreng bersubsidi untuk Kabupaten Malang selama enam bulan ke depan sebanyak 2.506.020 liter.
"Kami menargetkan distribusi minyak goreng lewat OP (operasi pasar) pada tahap pertama tuntas pada Senin (7/4) depan. Sementara pelaksanaan OP hari ini digelar di kecamatan Kalipare, Pagak, dan Donomulyo," kata Yudi.
Menurutnya, penyaluran minyak goreng bersubsidi mampu menurunkan harga di pasar. Dari hasil pemantauan yang dilakukan pihaknya di sejumlah pasar tradisional di kecamatan Lawang, Singosari, dan Karangploso, diketahui harga minyak goreng turun antara Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per liter. Sebelumnya, harga minyak goreng curah Rp 13 ribu per liter, kini turun dalam kisaran Rp 11.500 hingga Rp 12 ribu per liter. Abdi Purmono
INDEKS BERITA LAINNYA :
|