|
Tim Jatim Realistis di TdEJ 2008
Selasa, 01 April 2008 | 19:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tiga tim peserta Tour de East Java (TdEJ) 2008 asal Jawa Timur yakni Polygon Sweet Nice, Jatim Track Team dan Jatim Muda bersikap realistis terhadap perlombaan bertaraf internasional yang mulai digelar di kota Jombang pada Rabu (2/4) siang ini. Direktur tim Polygon Sweet Nice Sastra Harijanto Tjondrokusumo mengatakan, hingga sehari menjelang TdEJ 2008, fisik tiga pembalap andalannya masih belum pulih benar setelah sebelumnya sempat dibekap cidera.
Tiga pembalap yang belum fit itu ialah Herwin Jaya, Yevgeniv Yakovlev dan Hari Fitrianto. Sedang dua pembalap lainnya, Vladimir Lopez dan Vyacheslav Dyadchkin belum dapat diandalkan secara maksimal. "Saya hanya berharap tahun ini anak-anak lebih baik dari tahun kemarin yang finish pada urutan ke-empat," kata Harijanto dalam siaran pera yang dikirimkan kepada Tempo, Selasa (1/4).
Sementara itu Jatim Track Team menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik sejak dibentuk Januari lalu. Setidaknya hal itu dapat dilihat dari dua event nasional yang diikuti yaitu pada Piala Pangdam V/ Brawijaya Ferinanto dan kawan-kawan mencapai hasil melegakan kendati belum juara. Namun di Tour de Jakarta, Jatim Track Team mampu menjadi juara tim.
Pelatih Jatim Track Team Sukarman membenarkan bila timnya sedang naik daun. "Kami sedikit diuntungkan dengan rute yang dilombakan dimana setengah rute lebih adalah kriterium," kata Sukarman. Namun ia tak memungkiri bahwa persaingan antar-pembalap akan ketat.
Karena itu Sukarman berharap anak-anak asuhnya minimal tampil maksimal selama TdEJ 2008 dalam tiga etape pembuka. Beberapa tim yang dinilai Sukarman bakal menjadi lawan tangguh ialah Aisan, Matrix Powertag, Bridgestone (ketiganya dari Jepang), Skil Shimano (Belanda), Drapac Porsche (Australia), Giant (Taiwan), dan Marcopolo (Cina).
Sedangkan tim Jatim Muda diharapkan bisa mengikuti jejak Jatim Track Team yang belakangan menunjukkan tren positif. Terlebih Jatim Muda adalah tim yang diproyeksikan sebagai pelapis tim utama pada pusat latihan daerah di PON XVII di Kalimantan Timur mendatang. "Keikutsertaan Jatim Muda ini juga dimaksudkan untuk memberi pengalaman pada pembalap muda di ajang internasional," urai Wakil Sekretaris Umum Pengprov ISSI Jawa Timur Syarif Hidayat. Kukuh Wibowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|