|
ISPA Serang Ratusan Korban Banjir di Tuban
Rabu, 02 April 2008 | 20:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) menyerang para korban banjir di sedikitnya 13 desa di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Lamanya rendaman banjir dan kondisi lingkungan yang basah membuat penyakit ini menyerang ratusan anak-anak dan orang dewasa di daerah tersebut.
Selama ini banjir yang merendam di 13 desa di Kecamatan Widang tergolong cukup lama. Terhitung, banjir pekan pertama Maret lalu, airnya merendam lebih dari tiga pekan lamanya. Tercatat lebih dari 6000 jiwa korban banjir mengungsi di pinggir jalan membuat tenda darurat, di atas tanggul dan sebagian menginap di keluargnya. Akibatnya, para korban banjir terutama anak-anak rentan terhadap sejumlah penyakit. Seperti ISPA, muntaber, gatal-gatal dan demam berdarah.
“Dan pasca banjir ini, yang dikhawatirkan adalah penyakit ISPA terutama pada anak-anak dan orang tua,” tegas Kepala Puskesmas Kecamatan Widang, dr Shinta Puspitasari, yang dihubungi Tempo, Rabu (2/4).
Dalam catatan medik di Kantor Puskesmas Widang menyebutkan, rata-rata korban banjir di kecamatan itu selama tiga bulan, Januari hingga Maret ini, berturut-turut angkanya lebih dari 260 kasus. Jumlah itu kemungkinan tak jauh berbeda dengan kasus yang terjadi pada bulan April ini.
Padahal, korban sakit ISPA ini, tidak hanya berobat di Puskesmas Widang saja. Tetapi, mereka juga berobat ke rumah sakit di Babat, Lamongan, atau di Rumah Sakit di Tuban sendiri. “Ya, jumlahnya cukup banyak, jika dihitung yang beribat di luar Puskesmas Widang,” tegasnya.
Pihak Pemerintah Kabupaten Tuban sendiri telah mengeluarkan kebijakan untuk korban banjir. Mereka berobat gratis. Dengan catatan, warga yang benar-beanr sebagai korban banjir.
Menurut juru bicara Pemkab Tuban, Sukristiono, kebijakan pemerintah setempat untuk korban banjir sudah satu paket. Selain, berobat gratis, pembagian sembako, juga pelayanan lain, seperti transportasi, bagi warga yang rumahnya terendam banjir.
Desa-desa di Widang yang terendam banjir, di antaranya, Tegalsari, Tegalrejo, Ngadirejo, Compreng, Sendangharjo, Simorejo dan Banjar. sujatmiko
INDEKS BERITA LAINNYA :
|