|
Pasokan BBM Telat:
Antrean Kendaraan Warnai SPBU Di Denpasar
Kamis, 03 April 2008 | 13:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Antrean panjang kendaraan bermotor di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar mewarnai Denpasar, siang ini. Penyebabnya, banyak SPBU mengalami keterlambatan pasokan BBM sejak sehari sebelumnya.
Pantauan di lapangan, antrean terjadi di 4 SPBU di kota Denpasar. Diantaranya adalah 2 SPBU di jalan raya Puputan Renon (bagian barat dan timur), SPBU jalan Hayam Wuruk, dan SPBU jalan Gatot Subroto. Rata-rata antrean terjadi sepanjang 200 meter.
Akibat kemacetan ini, tak kurang 3 orang polisi lalu lintas disiagakan di tiap SPBU. Mereka mengatur arus lali lintas agar kemacetan tidak semakin parah. Antrean terparah terlihat di SPBU jalan Raya Puputan Renon bagian barat. Ketiga polisi yang ditugaskan mengatur arus kendaraan bermotor terlihat kewalahan.
Jalan Raya Puputan Renon, selama ini dikenal dengan jalur padat kendaraan bermotor. Tak heran kemacetan terjadi. Pasalnya, kendaraan bermotor yang mengantre hingga memakan separuh ruas jalan.
Seorang petugas di SPBU itu, Ketut Sumadi mengatakan, kondisi ini disebabkan keterlamatan pasokan BBM. Truk tangki pengirim BBM baru tiba di SPBU itu sekitar pukul 10.30 wita, tadi. Padahal biasanya truk itu sudah tiba pagi hari.
Selain itu, pasokan BBM di tiap SPBU, menurut dia, kini dibatasi jumlahnya. Namun dia mengaku tidak tahu berapa jumlah pasti pengurangan pasokan itu. “Sekarang pasokannya dibatasi,” jelas dia, siang ini.
Wayan Masa, seorang petugas penerima BBM di SPBU jalan Raya Puputan Renon lainnya, membenarkan adanya pembatasan jumlah pasokan BBM di SPBU. Sejak dua hari lalu, dia hanya menerima 16 ton BBM perhari. Padahal, biasanya pasokan mencapai dua kali lipatnya. “Padahal permintaan yang diajukan 32 ton perharinya,” jelas dia.
Dia menolak mengatakan, jika hari ini mengalami keterlambatan pasokan BBM di SPBU-nya. Hanya saja, truk tangki BBM yang biasanya tiba dua kali sehari, kini hanya tiba sekali di SPBU-nya. “Disini jam 8 pagi tadi sudah datang, tapi nggak tahu datang lagi nggak nanti sore,” tukasnya.
Dia menduga, antrean kendaraan ini disebabkan kelangkaan BBM di SPBU lain. Sehingga mereka beralih ke SPBU yang masih memiliki stok BBM seperti di SPBU-nya. ANANG ZAKARIA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|