|
Elpiji di Jember Tembus Rp 75 ribu
Kamis, 03 April 2008 | 19:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gas elpiji semakin sulit didapatkan di Jember-Jawa Timur dalam sepekan terakhir. Kalau pun ada harganya tinggi. Pihak distributor mengaku ada pengurangan pasokan gas dari depot pengisian gas di Surabaya dan Pasuruan dalam beberapa hari terakhir. Untuk elpiji seberat 12 kilogram, harga di tingkat konsumen sudah mencapai Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu per tabung.
Pantauan TEMPO, di sejumlah toko pengecer tabung gas LPG setiap hari, dalam sepekan terakhir selalu kosong. Selain harganya melonjak, masyarakat juga harus memesan (inden) terlebih dahulu, untuk mendapatkan elpiji, untuk kebutuhan rumah tangganya atau usaha mereka.
Kepala Gudang PT Obor Besuki Perdana, salah satu distributor gas di Jember, Purnomo, mengatakan bahwa kelangkaan gas elpiji di pasaran disebabkan minimnya pasokan gas dari depot pengisian gas. Pembatasan pengiriman itu, diakui Poernomo, mencapai hingga 50 persen.
Seperti keterlambatan sebelumnya, saat ini pihaknya hanya menerima 400 tabung elpiji, dalam jangka waktu dua hari. "kami biasanya order 400 tabung per hari. Mulai minggu ini hanya dipenuhi Pertamina separuhnya," katanya.
Wakil Ketua DPC Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswanamigas) wilayah Eks Karesidenan Besuki, Benny Satria, mengatakan akibat kelangkaaan gas LPG akhir-akhir ini, para pengusaha hotel dan restoran juga sudah mulai mengalihkan ukuran gas elpiji yang mereka gunakan untuk usaha. "Dalam seminggu terakhir, para pengusaha beralih dari tabung ukuran 56 kilogram menjadi 12 kilogram. Karena yang 56 kilogram tidak ada," katanya. Mahbub Djunaidy
INDEKS BERITA LAINNYA :
|