|
Areal Lahan Kritis Serang Ditanami
Jum'at, 04 April 2008 | 11:56 WIB
TEMPO Interaktif, Serang:Forum Reklamasi Hutan pada Lahan Bekas Tambang melakukan kegiatan menanam bersama di areal lahan kritis Desa Sindang Sari, Kecamatan Pabuaran, Serang, Banten.
Acara ini dihadiri Menteri Kehutanan, Dirjen Mineral Batubara dan Panas Bumi, Gubernur Banten dan Bupati Serang. Areal lahan kritis yang akan ditanam seluas 25 hektare. Ketua Forum Reklamasi Hutan, Jeffrey Mulyono, mengatakan acara itu merupakan salah satu apresiasi komitmen perusahaan tambang untuk program green ministry.
Ada sepuluh ribu bibit pohon yang akan ditanam dari berbagai jenis. Biaya yang dikeluarkan untuk persiapan penanaman dan pengadaan benih sekitar Rp 50 juta. Dana itu merupakan kontribusi dari Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia.
Menteri Kehutanan MS Kaban dalam kata sambutannya menyambut baik program reklamasi hutan ini dan mengharapkan bantuan dana untuk program penanaman. "Anggota Dewan jangan segan-segan untuk mengucurkan dana, karena tidak ada ruginya," ujar MS Kaban, Jumat (4/4).
Aksi ini adalah kelanjutan dari acara sebelumnya, yaitu perancangan penanaman pohon bersama Presiden RI di Jonggol pada Oktober 2007, dan deklarasi green minning pada Desember 2007.
Jeffrey mengatakan pada tahun ini 11 perusahaan tambang akan melakukan reklamasi di atas lahan seluas 3.607 hektare. Sampai tahun 2007, ke-11 perusahaan tersebut telah membuka lahan seluas 43.680 hektare dan telah mereklamasi 17.556 hektare.
Menhut menekankan agar program ini juga diberdayakan kepada masyarakat setempat, sehingga bisa memberikan kontribusi langsung pada masyarakat sekitar.
FANNY FEBYANTI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|