|
Kualitas Raskin di Ponorogo Dikeluhkan
Jum'at, 04 April 2008 | 19:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah perangkat desa di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mengeluhkan kualitas beras miskin (raskin) yang dibagikan kepada warga miskin disetiap wilayahnya. "Warna berasnya kekuning-kuningan dan baunya tak sedap," kata Camat Mlarak, Suko Kartono, Jumat (4/4).
Ia mengatakan warganya banyak yang memprotes pembagian raskin berkualitas buruk. Pihaknya lanjut dia telah melayangkan surat tentang keberatan warga atas kualitas raskin ke Bupati dan pimpinan Depo Logistik setempat.
Lebih lanjut Suko meminta agar pemerintah daerah setempat lebih teliti ketika akan menyalurkan raskin. "Kasihan warga miskin jika harus mendapatkan beras berkualitas buruk," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo telah menyalurkan raskin ke empat wilayah. Yaitu Kecamatan Babadan, Sampung, Badegan dan Mlarak.
Menurut Suko, di Mlarak, warga dari tiga desa yaitu Siwalan, Ngrukem dan Joresan telah melaporkan jika raskin yang dibagikan pada Maret lalu berkualitas buruk.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Ponorogo, Sudarman mengakui raskin yang dikirim pada Maret lalu berkualitas buruk. Ini diketahui setelah ia mendapatkan laporan dari warga setempat.
Namun ia menegaskan jika ini terjadi bukan karena kesengajaan. "Bagi warga yang menerima raskin kualitas buruk bisa mengembalikan. Nanti akan diganti," terangnya.
Agar kejadian ini tidak terulang, pihaknya, lanjut dia, telah meminta kepada tim pengiriman raskin untuk mengecek beras disetiap karung sebelum disalurkan ke tiap wilayah. "Ini hanya karena kurangnya ketelitian pengecekan," ujar dia. DINI MAWUNTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|