|
Pemutakhiran Data Penduduk Jawa Barat Ditargetkan Tiga Bulan
Minggu, 06 April 2008 | 09:08 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Barat Ferry Kurnia Rizkiansyah mengatakan perlu waktu tiga bulan untuk melakukan pemutakhiran data kependuduan yang diterima KPU Jawa Barat dari pemerintah.
“Karena data yang diberikan pemerintah itu adalah data mentah,” ujar Ferri, Ahad (6/4).
Pemutakhiran data ini, ia melanjutkan, dilakukan setelah Menteri Dalam Negeri Mardiyanto menyerahkan data kependudukan kepada KPU Jawa Barat kemarin. Penyerahan data dilakukan langsung oleh Asisten Pemerintahan Provinsi Jawa Barat Tjatja Kuswara kepada Ketua KPU Jawa Barat Setia Permana. “Ini merupakan momentum awal dalam rangkaian pelaksanaan pemilu 2009,” ujar Tjatja, membacakan sambutan dari Mardiyanto.
Rincian data yang disampaikan itu berupa Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP-4) sebanyak 29.001.846 jiwa dan Data Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK-2) sebanyak 40.138.016 jiwa.
Menurut Mardiyanto, sejak dimulainya Pemilu 2004 dan pemilihan kepala daerah, penetapan Daftar Pemilih Sementara dan Daftar Pemilih Tetap menjadi persoalan yang kerap muncul dan harus diselesaikan melalui jalur hukum. “Karena itulah, pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten masih harus bekerja keras memutakhirkan secara terus menerus,” ujarnya.
Saat ini, menurut dia, pemerintah tengah melakukan penataan dan penertiban administrasi kependudukan dengan prioritas pada dua program. Pertama, kata dia, percepatan pembangunan database kependudukan nasional. Kedua, penerapan Nomor Induk Kependudukan (NIK) nasional bagi setiap penduduk Indonesia. “Targetnya selesai pada tahun 2009,” katanya.
Rana Akbari Fitriawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|