Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

DPRD Jawa Timur Desak Penurunan Harga Elpiji 50 Kilogram
Senin, 07 April 2008 | 14:15 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Untuk mengurangi kelangkaan elpiji di pasaran, DPRD Jawa Timur mendesak Pertamina menurunkan harga elpiji 50 kilogram seharga elpiji 12 kilogram atau 3 kilogram.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Saleh Ismail Mukadar, mengatakan kelangkaan elpiji yang terjadi juga disebabkan banyaknya pelanggan industri yang beralih dari elpiji 50 kilogram ke elpiji 12 kilogram.

“Saat ini, harga elpiji 50 kilogram ternyata lebih mahal sekitar Rp 3 ribu per kilonya dari pada elpiji 12 kilogram,” kata Saleh ketika menggelar dengar pendapat dengan Pertamina di ruangan Komisi E DPRD Jatim, hari ini.

Selain itu, politisi PDIP ini juga meminta Pertamina bekerja sama dengan polisi segera mencari penyebab lain kelangkaan elpiji. Apalagi ada dugaan kelangkaan elpiji 12 kilogram juga disebabkan adanya aksi penimbunan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.

Sementara itu, Maulana Tazi, General Manager PT Pertamina Region V yang membawahi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, mengatakan selama bulan Maret lalu, ketika permintaan elpiji 12 kilogram melonjak, ternyata permintaan elpiji 50 kilogram menurun drastis.

“Biasanya dalam sebulan permintaan elpiji 50 kilogram mencapai 2 ribu ton, tapi sekarang menurun menjadi 15 ribu ton,” kata Maulana. Padahal, di saat yang sama Pertamina terus menambah pasokan elpiji 12 kilogram dari 600 ton per hari menjadi 700 ton perhari.

Maulana mengakui jika tingginya permintaan elpiji 12 kilogram ini kemungkinan disebabkan adanya peralihan pelanggan dari elpiji 50 kilogram. “Harga elpiji 50 kilogram memang sangat tinggi atau Rp 7.525 perkilo, padahal elpiji 12 kilogram dan 3 kilogram hanya Rp 4.250 per kilo,” ujarnya.

Meski demikian, dirinya tidak bisa memastikan sampai kapan harga elpiji 50 kilogram ini tetap tinggi. “Ini semua keputusan pusat. Tapi yang saya dengar dalam waktu dekat ini harga elpiji 50 kilogram akan didiskon. Berapa diskonnya saya kurang tau,” ujarnya.

Terkait konversi minyak tanah ke elpiji, Maulana optimis akan segera rampung paling lama tahun 2009 mendatang. Untuk saat ini, di Jawa Timur setidaknya telah terkonversi sebanyak 700 ribu keluarga dari rencana total sebesar 5,5 juta keluarga.

Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kelangkaan Elpiji di Ponorogo Diduga Akibat Aksi Borong
Konversi Minyak Tanah Ancam Nelayan Jepara
Pedagang Kecil Masih Peroleh Minyak Tanah Bersubsidi
Baru 36 Persen Warga Tangerang Menggunakan Kompor Gas
Masyarakat Jakarta Dipaksa Gunakan Gas Elpiji
Minyak Tanah Subsidi Dihapus Setelah Tabung Elpiji Selesai Dibagi
Tabung Gas Bantuan Bocor, Satu Luka Bakar
Pasokan Minyak Tanah di 3 Kecamatan Dihentikan
Harga Elpiji di Muara Teweh Naik 100 Persen
Pertamina Siapkan 20 Ribu Tabung Gas Konversi di Kalimantan
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120609 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Satu Orang Terluka di Kecelakaan Tol Tangerang
Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Sinar Pacific
Persiba Siapkan Pengganti Peter Butler
Empat Korban Minuman Keras Masih dirawat, Tiga lainnya Tewas
Menteri Keuangan Kembali Bekukan Izin Kantor Akuntan Publik

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data