|
Balai Konservasi Jember Tidak Pantau Penyu Pulau Nusa Barong
Senin, 07 April 2008 | 20:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Selama tahun 2008 ini, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Jawa Timur di Jember tidak memantau Cagar Alam Nusa Barong.
Mereka beralasan kondisi cuaca dan gelombang di sekitar pulau yang terletak di selatan Jember itu tidak mendukung selama Januari hingga april 2008. Padahal Cagar alam Pulau Nusa Barong yang berada di seberang pantai Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember tersebut selama ini menjadi "terminal" penyu hijau untuk bertelur.
Penyu hijau itu bertelur disana antara bulan Januari hingga bulan Juni setiap tahun. "Kami tidak ingin mengambil risiko," Kepala BKSDA Wilayah III Jawa Timur di Jember, Abdullah Effendy Abbas, Senin (7/4).
Untuk menuju pulau seluas 6.100 hektare tersebut, petugas memang harus menyeberangi laut sejauh 5 kilometer lebih. Ombaknya ganas dan seringkali tidak bisa diprediksi.
Karenanya, pemantauan yang dilakukan petugas BKSDA, hanya dilakukan dari jauh dan melakukan pendekatan secara persuasif kepada nelayan di pantai Puger. Sebab, beberapa nelayan Puger ditengarai mengambil telur penyu yang berada di Nusa Barong. Namun sejak Januari hingga kini, Abbas menambahkan, petugas BKSDA tidak menemukan nelayan Puger yang mengambil telur penyu dari Nusa Barong. "Sejauh ini tidak ada pencurian penyu ataupun pencurinya yang kami tangkap," ujarnya.
Terakhir kali, pencurian penyu di Nusa Barong terjadi pada tahun 2005 sebanyak 1.055 butir. mahbub djunaidy
INDEKS BERITA LAINNYA :
|