Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banyak Pemilih Pilkada Kota Malang Fiktif
Selasa, 08 April 2008 | 16:38 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kota Malang kesulitan memverifikasi daftar pemilih Pilkada Kota Malang yang akan diselenggarakan 23 Juli mendatang karena banyak nama fiktif dalam daftar pemilih sementara. Akibatnya, KPU Kota Malang belum menerima daftar pemilih tetap dari PPS dan PPK hingga waktu yang ditetapkan.

Menurut Ketua KPUD Kota Malang, Hendry, sesuai jadwal tahapan Pilkada, seharusnya Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di 57 kelurahan sudah menyerahkan data daftar pemilih tetap (DPT) ke PPK untuk diserahkan ke KPU. Tetapi, hingga jadwal penyerahan yang dimulai 7 April kemarin, sejumlah PPS belum menyerahkan data itu. "Semoga DPT bisa diserahkan pada batas akhir pengumuman DPT, 10 April nanti," katanya, Selasa (8/4).

Setelah KPUD menerima DPT, KPU akan merekap DPT dan menggelar rapat pleno penetapan 22 April nanti. Hendry berharap data DPT sudah benar karena jika sudah ditetapkan melalui rapat pleno, DPT tidak bisa diubah lagi. Tahapan selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi ke masyarakat dengan biaya Rp 1.000 per pemilih.

Hendry belum tahu secara pasti berapa jumlah DPT. Dia memperkirakan jumlahnya sekitar 590 ribu jiwa. Jumlah ini jauh lebih kecil dari jumlah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) Kota Malang yang dibuat oleh Kantor Catatan Sipil dan Kependudukan (Capilduk) Kota Malang yang mencapai 615.189 jiwa. "Ada sekitar 25 ribu pemilih yang fiktif," ujarnya.

Dari laporan lisan yang diterimanya dari PPS, perbedaan jumlah nama pemilih karena ada nama yang tidak sesuai dengan alamat, nama fiktif, dan kesalahan nama dan alamat. Orang yang meninggal, misalnya masih dicatat. Juga anak kost yang sudah pulang ke kampung halamannya juga masih masuk dalam data.

Dalam melakukan verifikasi daftar nama pemilih, PPS melibatkan RT dan RW. Dari tangan RT dan RW, data kemudian diserahkan ke petugas verifikator dan PPS yang kemudian mengecek dan mencocokkan nama dalam daftar pemilih dengan KTP dan Kartu Susunan Keluarga (KSK) calon pemilih. Hasilnya, daftar ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap.

Bibin Bintariadi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Putusan ini Harus Jadi Solusi | 28 Maret 2005
Tumpang Tindih Meja Pemilihan Kepala Daerah | 28 Maret 2005
Remang Lilin Pemilu Daerah | 28 Maret 2005
Rakyat Memilih, Pusat Mengatur? | 28 Maret 2005
Habis Manis, Jangan Dibuang | 14 Maret 2005
Mengirim Hasil Pemilu Lewat Pesan Pendek | 14 Maret 2005
Kartu Pemilu Baru, Korupsi Baru? | 14 Maret 2005
Menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah Tidak Gampang | 28 Pebruari 2005
Bom Waktu Pilkada | 28 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kantor DPRD Kota Gorontalo Dirusak Massa
KPUD NTT Buka Pendaftaran Calon Gubernur
Gubernur Sulawesi Selatan Siapkan Program 101 Hari
Logistik Pilkada Jabar Sudah Terkirim 90 Persen
Kota Gorontalo Lumpuh
Gubernur Jawa Barat Terpilih Harus Pro Perempuan
Gorontalo Siaga Menjelang Pengumuman KPU
KPU Diminta tak Memakai Sampel
untuk Verifikasi Calon Perseorangan

Mega Minta Kepala Daerah dari PDIP Menangkan Sutjipto
Massa Minta Pemilihan Gubernur Jawa Tengah Ditunda
> selengkapnya...

Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
PP RI No. 151 Tahun 2000 Tentang Tatacara Pemilihan, Pengesahan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
PP No. 6/2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, Pemberhentian Kepala Daerah
UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120756 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data