|
Laporan Uang Palsu di Yogyakarta Naik 200 Persen
Selasa, 08 April 2008 | 17:06 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Jumlah uang palsu yang dilaporkan ke Bank Indonesia Yogyakarta pada triwulan pertama 2008 tercatat 50 lembar dengan nilai nominal sebesar Rp 3.160.000. Jumlah ini naik 200 persen dibanding triwulan pertama 2007 sebanyak 16 lembar dengan nilai nominal Rp 990.000.
"Ini data uang palsu yang dilaporkan masyarakat ke Bank Indonesia Yogyakarta. Jadi tidak termasuk uang palsu yang beredar di masyarakat," jelas Nyoman Darmasusila, Kasi Sistem Pembayaran Tunai Bank Indonesia Yogyakarta kepada wartawan, Selasa (8/4).
Uang palsu yang dilaporkan itu terdiri atas berbagai pecahan, mulai dari pecahan Rp 5.000 hingga pecahan Rp 100.000. Menurut Nyoman, jumlah terbanyak uang palsu yang dilaporkan adalah pecahan Rp 50.000.
Kenaikan kasus uang palsu ini, menurut Nyoman, cukup memprihatinkan. Namun, di sisi lain, juga menjadi bukti keberhasilan Bank Indonesia dalam mensosialisasikan deteksi uang palsu. "Yang jelas, Bank Indonesia tidak akan mengganti atas uang palsu dari laporan masyarakat karena Bank Indonesia tidak pernah mencetak uang palsu," kata Nyoman.
Heru CN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|