|
Kunjungan Kerja DPRD Kediri Ke Lombok Dikecam
Rabu, 09 April 2008 | 12:02 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri:
Kunjungan kerja para seluruh anggota DPRD Kota Kediri, Jawa Timur ke Mataram, Lombok mendapat sorotan dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat. "Kunjungan kerja itu mencederai rakyat yang tengah dihimpit kesulitan ekonomi. Apalagi jalan-jalan dengan uang rakyat, " kata Munasir Huda, Koordinator Program Perkumpulan Alharaka.
Menurut dia, jika anggota dewan ingin melakukan studi banding, seharusnya dilakukan di sekitar Kediri, sehingga biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Saat ini, kantor DPRD kosong. "Bagaimana fungsi wakil rakyat jika ada warga yang hendak mengadukan persoalannya jika kantor DPRD kosong?" ujar Munasir.
Hal senada diungkapkan Zainal Arifin, Direktur Masyarakat Informasi Peranserta Kediri. "Apapun alasannya, kunjungan kerja itu hanya bersifat rekreatif alias 'nglencer' belaka," kata Zainal. Sebab selama ini rakyat tidak pernah tahu apa hasil dari sejumlah kunjungan kerja yang disebut sebagai studi banding itu.
Ketua DPRD Kota Kediri dari PDIP, Bambang Hariyanto saat hendak dikonfirmasi, telepon selulernya tak aktif. Ahmad Tsalis, anggota Komisi C dari Partai Keadilan Sejahtera menjelaskan kunjungannya ke Mataram itu untuk studi banding pelaksanaan Pilkada di Mataram dinilai berhasil dan untuk mempelajari penerapan otonomi daerah dan sistem pendidikan satu atap. Sebentar lagi Kota kediri akan menggelar Pilkada. Mataram dipilih sebagai tempat studi banding karena dinilai berhasil," ujarnya Bambang.
Dwidjo U. Maksum
INDEKS BERITA LAINNYA :
|