Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penderita HIV/AIDS di Jepara Meningkat
Kamis, 10 April 2008 | 13:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jepara:Selama tiga bulan terakhir 2008, penderita HIV/AIDS di Kabupaten Jepara bertambah 15 orang. Tiga penderita adalah bayi, yang dua di antaranya sudah meninggal. Total penderita seluruhnya mencapai 79 orang.

"Cepatnya penyebaran ini karena orang Jepara aktivitasnya mobile," kata Kepala Bidang Pengamatan dan Pencegahan Penyakit DKK Jepara, Sukmawati Kangiden, yang dihubungi hari ini (10/4).

Sukmawati mengatakan, dari 79 penderita itu, 44 sudah meninggal. Kebanyakan orang Jepara bekerja ke luar kota, di antaranya sebagai pengusaha, perajin mebel dan untuk wanitanya sebagai penjaja seks komersial. "Setelah kembali, mereka membawa virus yang mematikan tersebut," ujarnya.

Penderita terbanyak adalah perempuan, yakni 56 orang, sedangkan pria 23 orang. Adapun tiga bayi yang terjangkit HIV, akibat diturunkan orang tuanya. Penyebaran virus itu, kata Sukmawati, lebih banyak melalui hubungan seks. Sementara lewat penularan janin masih relatif kecil. Adapun lewat jarum suntik belum ditemukan. Penderita dapat diidentifikasi dengan cepat berkat adanya klinik VCT yang berlokasi di RSU Kartini Jepara, yang berdiri setahun lalu.

Untuk pencegahan secara dini, pemerintah Jepara secara rutin melakukan penyuluhan ke berbagai daerah. "Soalnya penyakit itu sudah merata di 13 kecamatan di Jepara," ucap Sukmawati. Hanya satu kecamatan, yakni Kalinyamatan yang belum tersentuh virus HIV/AIDS.

Penderita terbanyak di Kecamatan Keling sebanyak 20 orang. Sebagian besar wanitanya bekerja sebagai penjaja seks di luar kota. Menyusul, Kecamatan Jepara 15 orang, Mlonggo 10 orang, Bangsri dan Kembang masing- masing delapan orang. Batealit ada enam penderita, Kedung empat orang dan Karimunjawa dua orang. Kecamatan Pecangaan, Welahan, Nalumsari dan Mayong, masing-masing satu orang.

Bandelan Amarudin

Dari Arsip Majalah TEMPO
Dialog Partai Politik  | 07 Juni 1999
Kisah Sebatang Jarum di Kampung Bali | 06 Desember 2004
Info Kesehatan | 06 Desember 2004
Jejaring Risiko Penularan HIV di Indonesia | 06 Desember 2004
Harapan dari Buah Merah | 06 Desember 2004
Jarum-Jarum Penyebar Maut | 06 Desember 2004
Bukan Perempuan Biasa | 06 Desember 2004
Bila Setia Tak Lagi Cukup | 06 Desember 2004
Cobalah Berobat ke Dunia Maya  | 30 Maret 1999
Virus AIDS Mewabah, Penyebarnya Punah  | 23 Pebruari 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pengidap HIV/AIDS di Grobogan Tinggi
Pencarian ODHA di Tangerang Dihentikan
Pengidap HIV/AIDS di NTB Merata
Pemerintah Targetkan Rp 1 Triliun untuk Tanggulangi AIDS
Bantuan HIV/AIDS Dicabut, Klinik VCT Daerah Kebingungan
Penyebaran HIV/AIDS di Cianjur Memprihatinkan
Jakarta Bahas Peraturan HIV/AIDS
14 Pengidap HIV/AIDS Baru Muncul Setiap Bulan di Samarinda
71 Persen Penderita HIV di Mimika, Penduduk Asli Papua
Klinik VCT Jember Tak Bisa Periksa Pengidap AIDS
> selengkapnya...

Referensi

Daftar Istilah Narkoba dan HIV/AIDS
Kumulatif Kasus AIDS dan Trend Epidemi di Indonesia sd akhir Des 2003
AIDS Case Rate di Indonesia Menurut Provinsi
HIV/AIDS
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120912 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data