|
Angka Perceraian di Sampang Naik
Kamis, 10 April 2008 | 20:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Angka perceraian pasangan suami-istri yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Sampang, naik dibanding bulan yang sama pada tahun 2007 lalu. Selain karena persoalan selingkuh faktor yang paling dominan karena persoalan ekonomi yang membelit pasangan suami istri. Lalu persoalan biologis, tidak harmonis dan tidak ada tanggung jawab dari sang suami.
Panitera Pengadilan Agama Sampang, Dulloh, menjelaskan pada 2007 PA Sampang menyidangkan 471 perkara. Dari 471 kasus itu, paling banyak adalah kasus cerai karena gugatan istri sebanyak 179 kasus, lalu istri yang dicerai suami 165 kasus, isbat nikah (pasangan yang membutuhkan dokumen nikah) 59 kasus dan dua kasus ijin poligami dari sang istri dan dua lainya karena wali adlal (wali hakim).
Sedangkan pada tahun ini mulai Januari sampai Maret angka perceraian sudha mencapai 132 kasus. Padahal tiga bulan pertama pada 2007 jumlah pasutri yang bercerai di hadapan hakim hanya 115 kasus. “Faktornya macam-macam, karena ekonomi, adanya pihak ketiga, biologis, cemburu dan karena suami tidak bertanggung jawab,” katanya.
Angka ini menurut Dulloh diluar perceraian di bawah tangan yang jumlahnya diprediksi jauh lebih besar. Karena jumlag pasutri yang menikah dibawah tangan (kawin sirri) di Kabupaten Sampang sangat tinggi. Selain pengaruh kiai yang lebih memilih tidak repot mengurus akte nikah, juga sikap klebun (kepala desa) yang mendukung warganya kawin hanya cukup dengan surat yang dikeluarkan oleh klebun.
Setiap bulannya, PA Sampang mendapat 35-40 perkara yang masuk. Sehingga setiap harinya para hakim menyidangkan paling sedikit 6 perkara.
Pantauan Tempo di kantor itu sejak pagi jam 07.00 Wib sudah banyak pasangan suami istri yang menunggu persidangan. Mereka umurnya antara 17-40 tahun. Salah seorang pasangan istri yang tidak mau menyebutkan namanya, mengaku dirinya menggugat cerai karena suaminya tidak pernah memberikan nafkah. “Sudah hampir setahun tidak pernah ada kabar beritanya. Mungkin sudah kawin lagi,” ujarnya sedih. adi mawardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|