Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Status Kelud Akan Diturunkan ke Aktif Normal
Jum'at, 11 April 2008 | 14:18 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri:Aktivitas Gunung Kelud yang sempat mengegerkan puluhan ribu warga di sekitarnya pada akhir 2007 lalu, hingga kini terus menunjukkan tensi penurunan. Status waspada rencananya akan diturunkan ke aktif normal.

"Dalam dua bulan terakhir kondisi Kelud sangat tenang. Tinggi anak gunung kini sekitar 250 meter dari permukaan kawah dan diameternya sekitar 400 meter," kata Khoirul Huda, salah seorang vulkanolog yang bertugas di Pos Pemantuan Gunung Kelud di Dusun Margomulyo, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jumat (11/4).

Menurut Khoirul, saat ini rekaman seismograf di kantornya hanya menunjukkan terjadinya 7 kali gempa hembusan dalam sehari. Padahal saat pertama kali kemunculan anak gunung, gempa hembusan bisa mencapai ribuan kali. Secara visual hanya terlihat asap putih dari sekitar anak gunung tanpa diikuti lava pijar.

"Jika kondisinya seperti ini terus bisa saja statusnya diturunkan dari waspada ke aktif normal. Saya sudah mengirimkan laporan ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi (PVMBG) Bandung terkait soal rencana penurunan status ini," jelas Khoirul.

Rencana penurunan status ini kemungkinan akan diikuti dengan dibukanya pagar penutup di pintu masuk terowongan di perut gunung yang merupakan akses utama menuju kawah Kelud yang kini berubah bentuk menjadi anak gunung. Namun Pemerintah Kabupaten Kediri masih akan berkonsultasi dengan PVMBG Bandung.

"Dibuka atau tidaknya terowongan sangat tergantung pada keputusan PVMBG Bandung. Jika memang resmi diturunkan statusnya, secara otomatis terowongan akan dibuka untuk umum," kata Sigit Rahardjo, juru bicara Pemkab Kediri, Jumat (11/4).

Sejauh ini Pemkab Kediri masih menerapkan larangan sesuai rekomendasi PVMBG, yaitu semua pihak dilarang mendekati radius 1,5 kilometer dari danau kawah atau anak gunung.

DWIDJO U. MAKSUM


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gempa Tidak Pengartuhi Gunung Dempo
Pelancong Dilarang Dekati Anak Gunung Kelud
Kubah Lava Kelud Kian Membesar
Status Gunung Talang Diturunkan Jadi Waspada
Warga Yakin Kelud Akan Meletus Akhir Tahun
Status Gunung Talang Naik Menjadi Siaga
Status Kelud Turun ke Level Waspada
Status Kelud Akan Diturunkan Lagi
Warga Lereng Kelud Kehilangan Sumber Nafkah
Penanganan Status Awas Kelud Habiskan Rp 2,8 Miliar
> selengkapnya...

Referensi

CINCIN API

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121031 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Konversi Minyak Tanah Kalimantan Mundur
Kesenjangan Pajak Masih Besar
DAU Dipotong Bila PDAM Tak Perform
Bakrie & Brothers Dapat Pinjaman US$300 Juta
Pengamanan Putaran Kedua Pilgub Jawa Timur Diperketat

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data