Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Denpasar Waspadai Penolakan PK II Amrozi
Jum'at, 11 April 2008 | 19:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepolisian Kota Besar Denpasar mewaspadai aksi teror menyusul ditolaknya PK II Amrozi oleh Mahkamah Agung beberapa waktu lalu. “Bisa saja muncul dari orang yang tidak puas dengan keputusan itu,” kata Wakil Kepala Kepolisian Kota Besar Denpasar AKBP Setyo Dwiantoro, Jumat (11/4) usai melakukan sosialisasi standarisasi pengamanan tempat hiburan malam di Denpasar.

Dalam pertemuan itu, hadir 50 pengusaha hiburan malam se Denpasar.

Dalam bulan-bulan mendatang, kata dia, diperkirakan gangguan keamanan akan lebih sering terjadi seiring meningkatnya suhu politik di Bali. Pada 9 Juli 2008 nanti, Bali akan menggelar pemilihan kepala daerah. Bahkan mulai hari ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali mulai membuka pendaftaran kandidat Cagub dan Cawagub.

Sejumlah keributan yang terjadi di tempat hiburan malam selama ini, biasa dipicu oleh kesalahpahaman petugas satpam dan pengunjung. Kebanyakan satpam cukup berpakaian premanan saja. Mereka tidak memakai seragam. “Mulai sekarang mereka harus berseragam, lengkap dengan uniformnya,” ujar dia.

Kendati demikian, dia cukup ketat mengontrol penggunaan senjata. Untuk mencegah terjadinya korban jiwa, dia melarang semua petugas satpam tidak membawa senjata api. Baik senjata tajam, apalagi senjata api. “Kalau dibutuhkan akan kita sediakan bantuan personel,”.

Manager Paradiso Karaoke Kuta Ketut Sukadana meminta polisi mengorganisasikan pembentukan satpam kawasan. Mereka merupakan perkumpulan dari anggota satpam tempat hiburan di kawasan itu. “Posisi kita bias lebih kuat lagi,” jelas dia.

Kepala Binamitra Kompol Ketut Suwetra mengatakan hingga kini, hanya ada dua kawasan yang menerapkan satpam kawasan, Sanur dan Nusa Dua. Di dua kawasan itu, gangguan keamanan yang terjadi di tempat hiburan malam bisa ditekan. ANANG ZAKARIA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121096 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data