Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PDIP Kota Malang Dituding Gelar Kampanye Dini
Jum'at, 11 April 2008 | 20:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Malang Corruption Watch (MCW) menuding DPC PDIP Kota Malang telah melanggar aturan kampanye dengan menggelar kampanye dini terhadap anak SMA. Kampanye dini itu dilakukan dengan menggelar try out ujian nasional untuk siswa SMS, MA, dan SMK. "PDIP telah melakukan kampanye dini kepada siswa SMA yang nota bene adalah pemilih pemula," kata Koordinator Badan Pekerja MCW, Luthfi J Kurniawan kepada Tempo, Jumat (11/4).

Try out ujian nasional dilangsungkan di GOR Kean Arok Kota Malang, Minggu (6/4) lalu. Dalam sampul depan buku soal terpampang foto Ketua PDIP Kota Malang, Peni Suparto dan logo PDIP serta logo sejumlah lembaga lain dan para sponshorship. Foto Peni mendominasi hampir separo buku sampul.

Menurut Lutfi, PDIP jelas telah melakukan kampanye karena foto yang terpampang adalah calon walikota yang dijagokan PDIP pada Pemilihan Walikota Malang, 23 Juli mendatang. Selain menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Malang, Peni saat ini juga menjabat sebagai Walikota Malang. "PDIP dan Peni Suparto telah memanfaatkan dunia pendidikan untuk kepentingan politik praktis. Dunia pendidikan telah dipolitisir," ujarnya.

MCW berencana akan melaporkan kasus ini ke Dewan Pendidikan Kota Malang, Panwaslu Kota Malang, Dinas Pendidikan, dan Komisi B DPRD Kota Malang.

MCW menemukan kasus ini setelah mendapat laporan dari orangtua murid. "Ada dua orangtua yang melapor disertai bukti buku soal," tutur Lutfi. Orangtua yang melapor merasa risih karena anaknya dijadikan sasaran kampanye yang belum waktunya diadakan. Orangtua berharap anaknya bisa fokus ke ujian nasional tanpa ada gangguan politik.

DPC PDIP Kota Malang menolak jika try out ini dituding sebagai bagian dari kampanye dini. Menurut Wakil Ketua PDIP Kota Malang, Sri Untari try out ini merupakan salah satu bentuk pengabdian ke masyarakat dalam rangka HUT PDIP. "Try out ini bentuk kepedulian kami kepada pelajar yang akan menghadapi ujian nasional," katanya kepada Tempo.

Sri Untari mengatakan try out bukan satu-satunya acara untuk pelajar SMA. PDIP juga menggelar acara lain, seperti Festival Band dan lomba paduan suara untuk SMA. Kegiatan lainnya adalah pengobatan gratis untuk masyarakat setiap dua pekan sekali.

Untuk pelaksanaan try out, PDIP tidak menarik biaya untuk peserta. PDIP bekerjasama dengan pihak lain, seperti Primagama, Pusat Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Dimar Nusantara, dan perusahaan swasta.

Untuk keperluan acara yang dibuka oleh Peni Suparto ini, PDIP menghabiskan biaya sebesar Rp 30 juta. PDIP hanya bertindak sebagai penanggungjawab kegiatan. Operasional pelaksanan kegiatan dipegang oleh Primagama, misalnya membuat soal dan mengundang para siswa.

Panwas Kota Malang belum menerima pengaduan dari masyarakat soal buku try out ini. Ketua Panwas Kota Malang, Nuruddin mengatakan Panwas tidak akan proaktif dalam kasus ini karena pihak yang dituding melakukan kampanye dini belum ditetapkan oleh KPUD sebagai calon walikota. "Kami anggap bukan pelanggaran karena belum ada penetapan calon walikota dan wakil walikota," katanya. Bibin Bintariadi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121097 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Konversi Minyak Tanah Kalimantan Mundur
Kesenjangan Pajak Masih Besar
DAU Dipotong Bila PDAM Tak Perform
Bakrie & Brothers Dapat Pinjaman US$300 Juta
Pengamanan Putaran Kedua Pilgub Jawa Timur Diperketat

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data