|
Pilkada Jawa Barat
Polisi Anggap Pemilihan Gubernur Rawan
Minggu, 13 April 2008 | 11:01 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Kepolisian mengangap semua wilayah di Jawa Barat rawan pada saat pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, yang berlangsung hari ini. “Kami sudah antisipasi jauh-jauh hari untuk menghadapi situasi terburuk,” kata Juru Bicara Polda Jawa Barat Komisaris Besar Dade Achmad kepada TEMPO, di Bandung, Sabtu (12/4).
Menurut Dade, polisi sengaja mengambil asumsi terburuk mengingat banyaknya kerawanan yang bisa saja terjadi seperti serangan fajar, hingga intimidasi pada warga menjelang pencoblosan. POlda sendiri kemrin mengerahkan semua petugasnya ke pelosok desa di seluruh Jawa Barat, mengamankan proses pilkada. “Kamisudah geser semuanya masuk ke desa-desa,” katanya.
Setidaknya 2/3 personil Polda Jawa Barat akan terlibat pengamanan langsung. Mereka dibagi 8 kelompok dan sisanya dikerahkan mengawasi operasional pilkada. Mereka dibekali senjata api untuk mengantisipasi kondisi terburuk. Mereka juga mendapat tugas untuk mengawal kotak suara mulai dari TPS hingga PPK.
Pengawalan kotak suara itu, untuk mengantisipasi kecurangan dalam pemilihan langsung. “Kemungkinan terburuk ada penyerobotan, penggantian, sampai pengambilalihan kotak suara,” kada Dade.
Polisi juga memantau lewat udara untuk pengamanan ini. Salah satunya dengan menyebarkan leaflet yang berisi ajakan untuk memilih dalam pilkada gubernur pertama di Jawa Barat.
Ahmad Fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|