|
Pilkada Jawa Barat
Antusiasme Pemilih di Purwakarta Rendah
Minggu, 13 April 2008 | 11:39 WIB
TEMPO Interaktif, PURWAKARTA:Antusiasme warga Kabupaten Purwakarta untuk datang ke tempat pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Guberrnur Jawa Barat hari ini cukup rendah. Pemantauan TEMPO di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sejumlah wilayah di Purwakarta, dari pkl.07.00 hingga pkl.10.00 masih sepi.
Di TPS 28 dan 29 Perumahan Griya Asri, Kelurahan Ciseureuh, Purwakarta, misalnya, tak tampak adanya antrian warga untuk melakukan pencoblosan. "Begitu datang ke TPS bisa langsung nyoblos," kata Harmono, salah seorang pencoblos di TPS 28.
Di TPS 1 Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, yang berjarak 20 kilometer dari kota Purwakarta, kondisi sepi juga terekam. "Sepi, tak seperti pilkada bupati dan pilpres," kata Toha, salah seorang warga Cijunti.
Kondisinya memang berbeda dibanding Pilkada Bupati atau Pilpres. BegituTPS dibuka, banyak yang mengantri. "Ini mah tak ada sama sekali antrian," tutur Toha.
Kurangnya antusiasme warga dalam pilgub Jawa Barat periode 2008-2013 tersebut, kecuali disebabkan sikap acuh juga banyak yang memilih bekerja. "Percuma saja nyoblos toh kalau sudah jadi (gubenur dan wakil gubenur) tetap saja tak ingat rakyat," kata Nendar, warga Campaka. "Mending jualan bisa dapat duit buat asap dapur," tutur Atang, warga Garut yang jualan rujak bebek di Purwakarta.
Lain lagi alasan yang disampaikan Ani, warga Griya Asri ini tidak memilih akibat tidak mendapatkan surat panggilan memilih dan kartu pemilih. "Waktuu pilbup juga tak milih," kata Ani. Padahal, Ani merupakan warga tetap di komplek perumahan itu. Dan, suami dan tiga anaknya mendapatkan surat penaggilan untuk memilih.
Sepinya warga untuk datang ke TPS-TPS, memang sudah ditengarai Ketua KPUD Purwakarta, Dadan Komarul Ramdhan. "Paling banter 60 hingga 70 persen," begitu Dadan memperdiksikan antusiasme warga pada Pilgub Jawa Barat tersebut. Indikatornya, karena jauhnya jarak komunikasi antara para calon dengan para konstituennya.
Nanang Sutisna .
INDEKS BERITA LAINNYA :
|