|
Pasar Tradisional di Solo Akan Ditata
Minggu, 13 April 2008 | 14:49 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:
Empat dari 37 pasar di Solo, Jawa Tengah akan ditata . Pemerintah setempat menyiapkan anggaran Rp 1,6 miliar untuk penataan pasar tersebut. "Penataan akan dilakukan secara bertahap," kata Wali Kota Solo Joko Widodo saat mengunjungi Pasar Ghede Solo mendampingi Menteri Perdagangan RI Mari Elka Pangestu hari ini.
Joko mengatakan, penataan mulai dari pergantian lapak yang semula dibangun dari kayu akan diganti dengan bahan stainless steel. Namun rencana tersebut ditolak para pedagang. "Kalau pakai stainless terlalu licin. Warnanya gelap. Padahal daging-daging yang saya jual harus terlihat segar," kata penjual daging di Pasar Gedhe Solo, Ngadiman.
Lapak di los daging selama ini menggunakan papan dari aluminium. Selain permukaannya tidak licin, juga warnanya terang sehingga dapat menarik perhatian pembeli. "Dalam setahun, aluminium ini diganti tiga kali dengan biaya sendiri," ujar Ngadiman.
Mari membenarkan rencana penataan pasar-pasar tradisional di Solo. "Itu untuk meningkatkan mutu pasar agar tidak kalah dengan pasar-pasar modern. "Apalagi Pasar Gedhe ini pasar yang bersejarah. desainnya bagus, ketinggian bangunan cukup. Cuma perlu pembenahan di dalam," kata Mari.
Mengingat setiap orang yang pergi ke suatu tempat, pasar selalu menjadi tempat jujugan. Apalagi total jumlah pasar tradisional di Indonesia ada 13.000-an pasar dengan 13 juta pedagang.
PITO AGSUTIN RUDIANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|