|
Gunungkidul Surplus Pangan
Selasa, 15 April 2008 | 17:08 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Selama dua tahun belakangan ini Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, surplus cadangan pangan. Salah satu penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi pada dua tahun belakangan ini.
“Tahun 2006 Gunungkidul punya cadangan lebih dari 48 ton pangan. Tahun 2007, Gunungkidul surplus pangan mencapai 91.000 ton. Ini berkat curah hujan yang tinggi dalam dua tahun terakhir ini,” kata Bupati Gunungkidul, Suharto, saat membuka seminar tentang hutan jati rakyat di Yogyakarta, Selasa (15/4).
Menurut Suharto, tingginya curah hujan selama dua tahun belakangan ini justru dianggap normal dan cenderung menjadi berkah bagi rakyat Gunungkidul. Tingginya curah hujan itu membuat warga Gunungkidul bisa menanam padi. Hasil panen padi selalu disimpan di lumbung-lumbung pribadi sebagai cadangan. Sementara yang dijual ke pasaran adalah komoditas lain seperti kacang, kedelai dan gaplek.
“Bagi kami, tingginya curah hujan ini justru berkah. Bagi warga kota lain seperti Jakarta dan Semarang mungkin cara pandangnya berbeda,” kata Suharto sembari tersenyum.
Heru CN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|