|
Kasus Pelemparan Bom Molotov
Didin Sudah Dua Tahun Depresi
Selasa, 15 April 2008 | 22:01 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Didin Tajudin, tersangka pembakaran kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera di Jalan Katapang Kabupaten Bandung sudah dua tahun ini mengalami depresi.
Kepala Kepolisian Resor Bandung Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Dofiri menyatakan, berdasarkan keterangan keluarga dan tetangganya, Didin sakit sejak mengalami kecelakaan lalu lintas dan mengalami luka dibagian kepala pada 2006. “Sejak itu dia sering melamun, jarang keluar rumah. Kalau lagi kumat, suka marah-marah,” kata Ahmad di kantornya, Selasa (15/4).
Menurut Ahmad, keterangan keluarga itu diperkuat oleh surat keterangan yang dikeluarkan dokter jiwa Rumah Sakit Hasan Sadikin, Teddy Hidayat, hari ini. Disitu, disebutkan, Didin menderita depresi dan sempat dirawat bagian psikiatri RSHS dari 15 sampai 28 November 2007. “Saat keluar dari rumah sakit dia masih harus berobat jalan, tapi itu tak pernah dilakukan, “ kata Ahmad.
Hasil analisa psikiater dari Polda Jawa Barat, tersangka menderita obsessive compulsive. “Dia rentan saat tertekan. Jadi gampang marah, nekad, dan bisa menyakiti diri sendiri,” katanya.
Ahmad menduga, Didin yang pengangguran ini tertekan karena merasa tidak dihargai oleh lingkungannya. Ini semakin kuat ketika tahu pasangan calon (Gubernur dan Wakilnya) yang didukungnya dikalahkan calon dari PKS,” katanya seraya menolak menyebutkan pasangan calon yang didukung Didin.
Ahmad menandaskan pihaknya sudah meminta petugas untuk mengawasi secara khusus sel tempat Didin ditahan di markas Polres Bandung. “Untuk menjaga jangan sampai dia menyakiti diri sendiri,”katanya.
Erick P. Hardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|