|
Perokok Pemula Usia 7 tahun
Rabu, 16 April 2008 | 18:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:–Dalam tiga tahun antara tahun 2001-2004, jumlah perokok pemula di Indonesia naik dari 0,4 persen menjadi 2.8 persen. Bahkan penelitian terakhir di sejumlah daerah seperti Bandung, Padang, Yogyakarta dan Malang pada 2004 menyebutkan, perokok pemula berusia 7 tahun.
Fenomena ini disampaikan Ketua Umum Forum Komunikasi Pembinaan dan Pengembangan Anak Indonesia, Rachmat Sentika dalam sebuah diskusi di Jakarta, hari ini, Rabu (16/4). “Selama tahun 1990-2000 usia perokok pemula turun jadi 10 tahun dari 15 tahun di awal 70-an, “kata Rachmat.
Dalam diskusi itu, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menuturkan anak sebagai korban terlemah asap rokok. Usaha menghentikan merokok pada anak, menurutnya harus dimulai dari keluarga. "Tak ada seorang yang bisa melindungi anaknya sebaik ibu" ujarnya.
Serangan industri rokok dari iklan dan sponsor, menurut Menteri Siti sudah membuat rancu bahaya merokok. Kemasan rokok di Indonesia, kata Siti, juga tak bisa memberi peringatan soal bahaya merokok. "Orang Indonesia itu paling bisa ngeles", tuturnya.
Siti menceritakan koleganya, seorang dokter ahli jantung yang nota bene musuh utama bahaya rokok, sampai meninggalnya tetap merokok.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Masnah Sari menuntut tanggung jawab orang dewasa terhadap kesehatan anak dari bahaya merokok. "Bapak-bapak yang merokok di depan anaknya, itu secara tidak sadar sudah mengiklankan rokok," tuturnya.
KPAI mengupayakan masuknya pasal-pasal perlindungan anak dalam UU Kesehatan yang sekarang dibahas Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Minggu depan kami akan datang ke DPR,"janjinya.
Dianing Sari
INDEKS BERITA LAINNYA :
|