|
Ancaman Lumpur Lapindo:
Pertamina Cepu Tunggu Survei
Kamis, 17 April 2008 | 13:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertamina Ekspolirasi dan Produksi Jawa bagian Timur di Cepu memilih menunggu hasil survei dari Pertamina Pusat, terkait hasil timi riset dari Pusat dan Pengawasan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral.
“Kami masih menunggu hasil riset dari Pertamina Pusat di Jakarta,” kata Angga Dewi, juru bicara Pertamina Ekplorasi dan Produksi Jawa bagian Timur di Cepu pada Tempo, Kamis (17/4) siang.
Seperti diketahui, hasil dari riset itu, menunjukka jika semburan gas liar Lapindo mengikuti patahan sesar yang membujur dari pusat semburan lumpur Lapindo ke arah barat hingga kawasan Cepu, Jawa Tengah.
Menurut Angga Dewi, hasil riset tim ini baru saja dilansir sehingga lembaganya belum merespons mendalam terkait ancaman semburan gas Lapindo, yang disebut-sebut mencapai ke Cepu. Tetapi, dia menyebutkan, hasil riset ini, bisanya langsung dihandle oleh Pertamina Pusat di Jakarta.
Pihak Pertamina juga meminta agar hasil temuan riset tim dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral ini, bisa direspons positif. Juga, perlunya langkah antisipasi berikut mendata areal-areal di sekitar Cepu, Blora, Jawa Tengah dan di Bojonegoro, Jawa Timur.
Sementara itu Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hingga kini, belum merespons antisipasi ancaman gas Lapindo yang akan menyasar ke Cepu dan Bojonegoro. Hanya sebagai langkap antisipasi, yaitu perlunya pengawasan di daerah-daerah lahan gas. Misalnya di areal Blok Cepu, seperti di Kecamatan Ngasem, Kecamatan Padangan, Kecamatan Kedewan, Kecamatan Kota Bojonegoro dan Kecamatan Kalitidu, yang disebut-sebut sekali waktu muncul semburan gas meski kecil volumenya.
Menurut Juru Bicara Pemerintah Bojonegoro, Subiyonto, data sial potensi gas itu sudah terdata di Bagian Pertambangan Pemkab Bojonegoro. Tetapi, selama ini, hasil riset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral belum banyak yang tahu. “Mungkin hasil risetnya baru, sehingga belumn memasyarakat. Tetapi, kita tetap waspada,” tegasnya. sujatmiko
INDEKS BERITA LAINNYA :
|