|
4 Kabupaten/Kota di Yogyakarta Andalkan Pariwisata
Jum'at, 18 April 2008 | 16:12 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Empat kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Kota Yogyakarta, Kota Surakarta, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Magelang bekerja sama dalam pengembangan ekonomi berbasis pariwisata.
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) menyediakan pusat kerajinan yang akan dibangun di area bekas Terminal Umbulharjo. Empat kabupaten/kota itu dianggap mempunyai visi yang sama dalam peningkatan sektor ekonomi berbasis pariwisata.
Disperindagkop Kota Yogyakarta merangkul 400 usaha kecil menengah (UKM) yang bersinggungan langsung maupun tidak langsung dalam dunia kepariwisataan. 400 UKM tersebut dianggap bisa menggandeng 5.000 lebih UKM yang ada di Kota Yogyakarta untuk meningkatkan perekonomian mereka.
Kepala Disperindagkop Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, mengatakan pemerintah pusat menyambut baik gagasan kerja sama di empat wilayah tersebut. "Kerja sama empat wilayah ini akan saling mendukung dan menguatkan perekonomian di sektor pariwisata," kata dia, Jumat (18/4).
Ia menambahkan, Kabupaten Magelang akan mengembangkan kuliner sebagai ikon di area pasar Borobudur, Kabupaten Sleman akan menonjolkan bidang holtikultura di area pariwisata Candi Prambanan, sedangkan Surakarta akan menonjolkan pasar barang antik di Pasar Ngarsopuro. Bentuk kerja sama yang akan dilakukan keempat kabupaten/kota tersebut meliputi aspek permodalan, produksi dan pemasaran.
Untuk pembangunan fisik pusat kerajinan dan kesenian di Yogyakarta dibutuhkan Rp 30 miliar. Anggaran tersebut diambilkan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Namun, untuk meringankan beban APBD, Pemerintah Kota Yogyakarta masih menunggu kucuran dana dari pemerintah pusat.
"Kita juga mengajukan anggaran ke Departemen Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan UKM untuk meringankan anggaran," kata dia.
Aman menambahkan, pengembangan ekonomi pada sektor pariwisata ditekankan pada aspek kerajinan, kesenian dan aspek kuliner. "Tiga aspek ini yang menjadi ujung tombak ekonomi di sektor pariwisata," kata Aman.
Muh Syaifullah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|