|
2.500 Voucher Gratis untuk Penumpang Kereta Perempuan
Senin, 21 April 2008 | 11:19 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Voucher gratis kereta api ekonomi KA Penataran Icon dan KA Dhoho Tour hari ini dibagikan bagi penumpang khusus perempuan. Penyebaran voucher pengganti tiket kereta yang hanya berlaku hari ini dilakukan untuk memperingati Hari Kartini.
Penyebaran dilakukan di beberapa stasiun kereta api, seperti Stasiun Gubeng dan Stasiun Surabaya Kota, Senin (21/4). "2.500 voucher disediakan untuk penumpang perempuan KA Penataran tujuan Blitar lewat Malang dan penumpang KA Dhoho tujuan Blitar lewat Kertosono," jelas Humas PT KAI Daops VIII Surabaya ketika dihubungi Tempo.
Untuk mengantisipasi penyalahgunaan pemakaian tiket, di setiap stasiun pemberhentian akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas kereta api dan yang didampingi Polisi Khusus Kereta Api. "Pengawalan dan kontrol akan dilakukan di setiap stasiun. Jika ada penumpang laki-laki yang memakai voucher gratis ini, akan dikenakan denda dua kali lipat dari tarif murni," jelas Kepala Stasiun Surabaya Kota, Subakir.
Menurut Subakir, hingga KA Penataran 863 dan KA Dhoho 881 diberangkatkan dari Stasiun Surabaya Kota pukul 08.10 dan 08.15, telah dibagikan 400 voucher dari 600 voucher yang disiapkan. Sedangkan di Stasiun Gubeng voucher yang terserap sejumlah 300 lembar.
Lasmiah dan Lasmiani, penumpang KA Dhoho yang akan menuju Mojokerto mengaku senang dengan program voucher gratis ini. Mereka telah mengetahui pembagian voucher hari ini lantaran melihat selebaran pengumuman di Stasiun Surabaya Kota. "Senang hari ini bisa menjenguk saudara yang sakit di Mojokerto gratis," kata kakak beradik ini sambil menunjukan voucher warna kuning seukuran kartu nama bertuliskan Khusus Perempuan ini.
Sayangnya, tidak semua penumpang kereta api mengetahui voucher gratis ini. Eni Rahmawati dan Indah Yuliati, penumpang KA Dhoho ini telanjur membeli tiket seharga Rp 5.000 untuk tujuan Porwoasri (Kediri). "Saya beli dari Stasiun Gedangan, di sana tidak ada pengumaman kalau hari ini gratis," ujar Erni Rahmawati. Meski ada penumpang yang telanjur membeli tiket, Subakir mengatakan saat pemeriksaan kondektur akan mengganti dengan voucher gratis. "Uang mereka akan dikembalikan," jelas Subakir.
Idun, penumpang KA Dhoho cukup senang dengan program voucher gratis ini. Tapi ia berharap program ini tidak hanya diperuntukkan bagi penumpang perempuan, meskipun untuk memperingati Hari Kartini. "Kalau bisa juga untuk yang laki-laki, untuk menunjukkan kalau pemerintah ada perhatian untuk rakyat kecil," katanya.
Yekthi HM
INDEKS BERITA LAINNYA :
|