|
Peringati Hari Bumi:
Pecinta Alam se-Surabaya Longmarch Pakai Sepeda Ontel
Selasa, 22 April 2008 | 12:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Puluhan Mahasiswa Pencinta Alam yang tergabung dalam Komunitas Peduli Lingkungan (KPL) melakukan aksi long march dengan menggunakan sepeda pancal menyusuri jalan-jalan protokol di Surabaya, Selasa (22/4).
Aksi yang mengambil start di Taman Bungkul dan finis di Gedung Negara Grahasi ini merupakan serangkaian peringatan hari bumi yang jatuh pada hari ini. Selain membawa berbagai spanduk dan poster, beberapa dari mahasiswa ini juga melumuri sekujur tubuhnya dengan cat beraneka warna.
Mahasiswa juga membawa beberapa becak dan sebuah replica bumi berdiameter 1 meter. “Global Warming terjadi akibat manusia yang tidak bisa merawat bumi. Kasihan anak cucu kita jika kerusakan bumi terus kita pelihara,” kata Eko Prayitno, coordinator aksi.
Karennya, dalam aksi yang bertajuk “Semua untuk satu bumi”ini, para mahasiswa mengajak seluruh warga segera tersadar dan merawat bumi dengan sebaik mungkin. Bumi, menurut mahasiswa, bisa berumur panjang jika masyarakat juga ikut menjaga kelangsungannya dari bahaya pemanasan global dengan membatasi penggunaan emisi CO2.
Sementara itu, aksi long march sendiri sempat membuat kawasan di jalan protocol yang mereka lalui terjadi kemacetan. Beberapa polisi yang mengawal pengunjuk rasa terlihat tidak kuasa untuk meminggirkan pengunjuk rasa dari tengah jalan.
Sesampai di depan Gedung Negara Grahadi, mahasiswa kemudian membagi-bagikan stiker berisi ajakan menghentikan pemanasan global, kepada para pengguna jalan. Setelah menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan beratnya beban yang ditanggung bumi, aksi ini kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bumi. Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|