Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jika Dijual, Blitar Tawar Museum Bung Karno Sesuai Harga Pasar
Selasa, 22 April 2008 | 14:53 WIB

TEMPO Interaktif, Blitar:Rencana penjualan rumah bekas tinggal masa kecil hingga remaja Bung Karno meresahkan Wali Kota Blitar, Djarot Syaiful Hidayat. Sebagai sebuah aset sejarah, pihaknya tidak rela jika rumah tua yang akrab disebut Istana Gebang di Jalan Sultan Agung Kota Blitar itu jatuh ke tangan pihak lain yang tidak peduli nilai historis.

"Meskipun rumah dan tanah itu sudah menjadi milik keluarga Ny Soekarmini Wardoyo (kakak kandung Bung Karno), tapi kami merasa perlu untuk membantu mencarikan jalan keluar agar rumah itu tetap menjadi monumen sejarah yang tiada tara," kata Wali Kota Djarot Syaiful Hidayat, Selasa (22/4).

Jika memang pihak ahli waris tetap bersikeras menjualnya, maka Pemerintah Kota Blitar berencana menawar rumah yang kini jadi museum Bung Karno itu dengan harga sesuai pasaran tanah di sekitar Jalan Sultan Agung. Namun untuk melangkah hingga menuju ke panawaran rumah, Djarot mengaku hingga kini belum membuat keputusan resmi.

"Demi menyelamatkan rumah itu Pemkot Blitar akan berusaha memberikan uang pengganti kepada keluarga ahli waris dengan harga sesuai pasaran di sini. Kami akan menerjunkan tim untuk mencari data tentang harga pasaran tanah di Jalan Sultan Agung. Dana pembelian akan diambilkan dari APBD Kota Blitar," kata Djarot.

Djarot yakin pemerintah akan menjadi pihak yang diutamakan menjadi pembeli karena berdasarkan Undang Undang No 5/1992 tentang Cagar Budaya, disebutkan dalam Pasal 7 ayat 1, pengalihan pemilikan atas benda cagar budaya tertentu yang dimiliki oleh warga negara Indonesia secara turun-temurun atau karena pewarisan hanya dapat dilakukan kepada negara.

"Jika memang terpaksa dijual, negara harus menjadi pihak pertama yang mendapat kesempatan untuk membelinya. Tahun 2001 Pemerintah Kota Blitar mengeluarkan peraturan daerah yang menetapkan rumah bekas tinggal Bung Karno di Jalan Sultan Agung itu menjadi cagar budaya dan dilindungi negara," papar Djarot.

Namun Djarot berharap pihak keluarga mengurungkan niat menjual museum Bung Karno agar nilai sejarah tetap melekat di keluarga besar Bung Karno. Dia mengaku proses penjualan belum mendapat persetujuan dari seluruh ahli waris Ny Soekarmini Wardoyo. Bahkan Satriya Sukananda, salah seorang cucu Ny Wardoyo, sudah menyatakan tidak setuju jika Istana Gebang dijual.

"Kami berharap ada jalan keluar yang paling baik bagi seluruh keluarga. Semua gagasan, baik yang ingin menjual maupun menolak harus kita hormati. Karena meraka semualah yang memang berhak atas tanah dan rumah itu," kata Djarot.

DWIDJO U. MAKSUM

Dari Arsip Majalah TEMPO
Makelar Jahat Itu di Jakarta | 17 Oktober 1987
Apanya Layak Museum | 17 Oktober 1987
Barang Hijau Buat Saladin | 17 Oktober 1987
Wangsit Untuk Majapahit | 26 September 1987
Kembali ke Tahun  | 19 September 1987
Sabdopalon, Setelah 500 Tahun | 19 September 1987
Menunggu Majapahit, di Abad ke-21 | 19 September 1987
Beraksi di Makam Raja | 14 November 1987
Kisah Telur di Batu Basurek | 14 November 1987


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Tolak Pembongkaran Bangunan Cagar Budaya
Raja Surakarta Diperiksa Polisi
Arca di Gedung Wayang Orang Bukan Koleksi Museum
Patung Mini Laku Rp 515 Miliar
Mangkunegaran Galang Dana Perbaikan Istana
Solo Berambisi Kembalikan Kejayaan Masa Lalu
Bandung Akan Bangun Museum Mainan Anak Tradisional
Permainan Anak-anak Tradisional Terpinggirkan
Tahun 2009, Jalan Malioboro Yogya jadi Kawasan Pedestrian
Bioskop Megaria Tidak Boleh Diubah
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121775 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

TNI AL Tangkap Kapal Tanker Pembuang Limbah
IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data