Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tiga Ribu Petani Tebu Jatim Tolak Peredaran Gula Rafinasi
Rabu, 23 April 2008 | 10:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar tiga ribu petani tebu yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Jawa Timur, siang ini (23/4) menggelar unjuk rasa di tiga tempat sekaligus, di kantor PTPN XI, DPRD Jawa Timur dan Kantor Gubernuran. Mereka menuntut penegak hukum segera menertibkan dan memberikan sanksi yang tegas bagi pihak-pihak yang secara sengaja masih mengedarkan gula Rafinasi.

“Peredaran gula rafinasi terbukti mematikan gula local. Padahal gula ini dilarang beredar dipasaran, tidak ada alasan bagi penegak hukum untuk menunda menertibkan peredaran gula haram itu,” kata Arum Sabil, Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Jawa Timur.

Gula sendiri, sesuai Kepres no 57 tahun 2004 merupakan barang yang termasuk harus diawasi, sehingga lanjut Arum, jika terjadi pelanggaran terhadapnya maka merupakan tindakan pidana ekonomi dengan hukuman penjara seumur hidup atau maksimal hukuman mati.

Selain itu, sesuai dengan surat Menteri Perdagangan no 357/M-DAG/4/2008 tertenggal 2 April 2008 yang mempertegas SK Memperindag no 527/MMP/Kep/9/2004, menegaskan jika gula Rafinasi yang berbahan baku raw sugar impor ini hanya diperbolehkan untuk kepentingan industri makanan dan minuman bukan untuk konsumsi langsung.

Karennya, petani mendesak aparat kepolisian untuk segera membongkar dan menyita seluruh peredaran gula rafinasi di Jawa Timur. “Jika tidak kami terpaksa yang akan melakukan sweeping, yang tentunya akan kami lakukan dengan cara kami sendiri,” tambah Arum.

Lebih lanjut, Arum menegaskan jika untuk skala nasional, tahun 2008 ini gula rafinasi di pasaran setidaknya masih mencapai 1,8 juta ton, plus impor gula rafinasi untuk industri makanan yang mencapai 600 ribu ton.

Padahal, sisa stok gula local (berbahan baku tebu) tahun lalu masih mencapai 1,7 juta ton lebih, belum lagi adanya tambahan produksi dari 57 pabrik gula yang mencapai 2,7 juta ton plus impor white sugar oleh Bulog 110 ribu ton.
“Jadi total gula rafinasi dan gula local jika dijumlahkan mencapai 6,9 juta ton. Padahal kebutuhan gula per kapita hanyalah 3,9 juta ton. Dengan angka ini bisa dilihat, separuh lebih gula kita tidak akan laku yang berarti petani tebu akan kelaparan,” tambah Arum.

Khusus di Jatim sendiri, lanjut Arum, stok gula local masih cukup untuk memenuhi kebutuhan akan gula, karena stok gula jatim hingga saat ini masih mencapai 500 ribu ton.

Sementara itu, berbeda dengan unjuk rasa kebanyakan, unjuk rasa yang digelar tiga ribu petani tebu ini tampak unik, karena mayoritas dari petani mengenakan kaos loreng merah putih dan mengenakan topi petani. Masing-masing dari petani ini juga membawa bendera yang diikatkan kesebuah batang tebu.

Petani sendiri, datang dari berbagai daerah di Jawa TImur dengan menggunakan puluhan bus. Mereka kemudian berkumpul di kantor PTPN XI di jalan Rajawali Surabaya. Setelah menggelar berbagai orasi, aksi kemudian mereka lanjutkan dengan jalan kaki menuju Kantor DPRD Jawa Timur di jalan Indrapura dan Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan.
Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121821 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang
Gubernur Bolehkan KPU Jatim Bekerja Sampai KPU Baru Dilantik
Laba Bersih Corporindo Tumbuh 103 Persen

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data