Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pilkada Jawa Barat

Agum dan Nu’man Terima Kekalahan
Rabu, 23 April 2008 | 17:58 WIB

TEMPO Interaktif, BANDUNG:Pasangan kandidat Agum Gumelar dan Nu’man Abdul Hakim akhirnya menyatakan sikapnya soal hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Mengelar jumpa pers khusus, mereka menyatakan telah menerima kekalahan mereka dalam pemilihan itu dan siap bekerja sama.
“Demi kepentingan yang lebih besar dan keutuhan warga Jawa Barat, kami siap menerima dan menghormati keputusan KPUD,” kata Agum Gumelar di rumahnya, Jalan Pagergunung, Bandung, Rabu (23/4).

Hadir mendampingi Agum dalam jumpa per situ, Nu’man Abdul Hakim. Perwakilan partai pendukung mereka, tim kampanye serta relawan pendukungnya.

Menurut Agum, jumpa pers ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang berkembang tentang sikap mereka yang dianggap tak mau menerima kekalahan dalam Pilkada Jawa Barat. Berpendapat serupa, Numan menambahi kalau berjuang melakukan perubahan tak harus duduk di jabatan formal. “Kami berdua bertekad tetap akan menjadi pengayom meski tidak menjadi gubernur dan wakil gubernur” katanya.

Mereka juga menyatakan membatalkan rencana gugatan yang sebelumya disampaikan oleh tim hukum pasangan itu. Secara khusus mereka berterima kasih pada pendukungnya yang memilih keduanya. Sekaligus meminta mereka tidak menodai proses dan hasil berdemokrasi di Jawa Barat.”Ini kenyataan yang sangat pahit yang harus dihadapi dengan tawakal,” kata Agum.

Meski begitu, Agum juga membeberkan sejumlah pelanggaran yang mereka temukan dalam Pilkada. Termasuk black campaign yang ditujukan pada mereka. SAlah satunya dilakukan oknum dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai pelakunya.”Kami minta saudara-saudaraku dari PKS jangan lagi melakukan kampanye yang berbau sara, karena hal seperti ini akan mengakibatkan terancamnya kesatuan dan persatuan bangsa,” kata Agum.

Ahmad Fikri


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Golput Menang di Bogor
Pendukung Aman Demo KPU Jawa Barat
Sabtu, Hari Terakhir Perhitungan Manual
Didin Sudah Dua Tahun Depresi
Pemkot Cirebon Biayai Auditor Penjualan Beras Murah
Pengamat: Masyarakat Jawa Barat Bosan Wajah Lama
Danny Keok di Tanah Kelahirannya
Rekap Suara Terganggu Soal Geografis
Hade Klaim Menang di 17 Daerah
Presiden Sesalkan Penyerangan Kantor PKS
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121881 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data