|
Hade Targetkan APBD Jabar Pro Publik
Rabu, 23 April 2008 | 19:10 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Pasangan Gubernur Jawa Barat terpilih Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf minta waktu tiga tahun pertama sebagai jaminan awal pemerintahan mereka. Dalam seratus hari pertama, mereka menargetkan Anggaran Jawa Barat lebih pro publik.
Dan jika jika ternyata tidak ada perubahan signifikan di Jawa Barat dalam 3 tahun, mereka siap mundur. “Tentu, katanya lagi, tidak terjadi jika mereka tidak melakukan kelalaian, Pokoknya kami akan bekerja keras," kata Ahmad Heryawan di Bandung, Selasa (22/4).
Menurut Ahmad, janji mundur batal jika ternyata situasi yang menyebabkan janjinya tak bisa terpenuhi bukan karena kelalaian kedua pasangan itu. "Mudah-mudahan situasi tersebut tidak akan terjadi, yang penting kami serius melakukan janji tersebut dan tidak akan ada kelalaian," katanya.
Pada masa kampanye, kedua pasangan itu menjanjikan pendidikan gratis, penambahan lapangan kerja, perbaikan infrastruktur, serta bantuan bagi petani untuk meningkatkan produksinya. Pasangan itu menjanjikan akan mundur jika tidak melaksanakan janji kampanyenya itu.
Soal pendidikan misalnya, Hade menyatakan menjanjikan pendidikan berkualitas dan murah. Bahkan, jika memungkinkan dari segi anggaran akan menggratiskannya. Adapun soal penambahan lapangan kerja, dia akan berupaya mendorong roda ekonomi untuk menggaet investor menanam modal di Jawa Barat yang ujung-ujungnya akan berimbas dengan penambahan lapangan kerja. "Kami ingin menghadirkan perubahan di Jawa Barat," katanya.
Dia meyakini janji kampanyenya bisa dilaksanakan dan tidak akan menemui ganjalan di parlemen. "Kehadiran kita untuk kebaikan masyarakat, saya yakin semua mendukung," kata Ahmad.
Seratus hari pemerintahannya nanti, Ahmad berniat untuk mendorong pelaksanaan anggaran pro publik yang sudah tercantum dalam APBD yang tengah berjalan. "Saat kita terpilih, APBD sedang berjalan," katanya. Program-program yang akan disiapkan paling cepat baru bisa dimasukkan sebagian dalam APBD Perubahan nanti.
Dede mengatakan, dalam 100 hari pertama akan membangun komunikasi aktif dengan masyaraat. Di antaranya, paparnya, menjalankan janjinya untuk road show dengan cara menginap di rumah-rumah penduduk di Jawa Barat. "Kita akan memanfaatkan sebesar-besarnya untuk menyerap aspirasi sekaligus maping politik yang lebih jelas," katanya.
Ahmad Fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|