|
Toko Swalayan Masih Menjual Gula Rafinasi
Rabu, 23 April 2008 | 20:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang memberi batas waktu hingga akhir minggu ini kepada semua pengelola toko swalayan, grosir, dan distributor agar menarik penjualan gula rafinasi. Batas waktu ini ditetapkan karena hingga kini banyak toko swalayan dan grosir masih menjual gula rafinasi. "Gula rafinasi masih beredar," kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag, Penny Indriyani, Rabu (23/4).
Menurut Penny, hasil inspeksi mendadak Disprindag pada Senin lalu menemukan sejumlah toko swalayan seperti Alfa, Hero Sarinah, Mitra II dan Hypermart Matos masih menjual gula rafinasi. Sejumlah distributor di kawasan Pasar Besar Malang, yakni UD Rejeki, Hasil Abadi, Taruna Jaya, Sampurna dan Surya Harapan juga masih memperjualbelikan gula rafinasi. Padahal, Disperindag telah melayangkan surat kepada distributor dan swalayan pada minggu pertama April untuk menarik gula rafinasi dari pasaran paling lambat 18 April 2008. "Banyak yang tak mengindahkan surat kami," ujar Penny Indriyani.
Penny mengatakan dalam inspeksi mendadak tersebut, petugas tidak menyita gula rafinasi yang dijual karena masih memberikan toleransi waktu. Jika setelah tenggat waktu yang diberikan, gula masih dijual, Disperindag akan melakukan penyitaan dan melakukan proses hukum ke Polisi. Rencananya, inspeksi mendadak akan digelar minggu depan dengan melibatkan aparat kepolisian.
Shanti Febyarti, Manager Duty Hypermart Matos mengaku tidak tahu adanya larangan peredaran gula rafinasi karena gula berasal dari distributor. Hypermart Matos saat ini sudah menarik kembali peredaran gula rafinasi. "Kami akan protes ke istributor," ujarnya.
Tempo meminta konfirmasi kepada para distributor soal peredaran gula rafinasi ini. Tetapi tak satupun dari empat distributor yang memberikan konfirmasi. Bibin Bintariadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|