Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Masjid Ahmadiyah di Sukabumi Dibakar
Senin, 28 April 2008 | 20:13 WIB

TEMPO Interaktif, Sukabumi:
Masjid Al-Furqon milik jemaah Ahmadiyah di Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dibakar massa, Senin (28/4) pukul 01.00 WIB dini hari. Selain membakar Masjid Al-Furqon, massa juga merusak tiga bangunan madrasah serta membuat kocar-kacir ratusan warga jemaah Ahmadiyah.

Pihak Kepolisian Sektor Parakan Salak sejauh ini masih menyelidiki dan mengamankan sejumlah anggota jemaah. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, aksi anarkis itu tak menimbulkan korban jiwa. Namun, suasana di lokasi kejadian menjadi sepi.

Sebelumnya, disebutkan aksi massa berlangsung cukup cepat. Massa bergerak secara bergerilya di mana mereka bergerak sedikit demi sedikit mendekati lokasi. Massa yang sudah berkumpul kemudian melemparkan botol-botol berisi minyak tanah dan bensin dalam keadaan menyala.

Rina, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, menyebutkan, saat kejadian dia sedang bersama ibunya, tak jauh dari lokasi amuk massa. "Saya lari dan bersembunyi di dalam rumah. Mereka tidak mau bubar sampai mesjid benar-benar terbakar," ujar dia.

Pengurus Ahmadiyah Sukabumi pun menyayangkan sikap warga dan aparat. Sebab, sebelumnya telah disepakati berbagai hal menyangkut aktivitas Ahmadiyah. Oleh sebab itu, pihak Ahmadiyah akan menempuh jalur hukum atas perusakan dan pembakaran tersebut.

Saat dihubungi via telepon, Asep Saepudin, salah seorang pengurus Ahmadiyah di Parakansalak, enggan berkomentar. Dia hanya meminta dihubungi beberapa jam lagi lantaran sedang sibuk menerima tamu.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Sukabumi, Ajun Komisaris Besar Guntor Gaffar, menyatakan pihaknya sudah memintai keterangan delapan orang terkait amuk massa tersebut. Para saksi itu adalah warga Sukabumi.

Kendati demikian, menurut Guntor, polisi belum mengarah kepada pelakunya. Guntor mengatakan, pada saat kejadian, massa masuk dari arah belakang masjid. Adapun untuk mengantisipasi aksi susulan, polisi telah mengamankan beberapa basis kegiatan jemaah Ahmadiyah di Sukabumi. Deden Abdul Aziz


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Keruhnya Hubungan Beragama Karena Faktor Kemiskinan
Majelis Ulama Kecam Adnan Buyung Soal Ahmadiyah
SBY Didesak Tak Turuti Tekanan Ormas Islam
Mukernas Ahmadiyah Terpaksa Dipersingkat
Polda Bali Minta Mukernas Ahmadiyah Tak Digelar
AKKBB Desak Pemerintah Batalkan SKB Tiga Menteri Soal Ahmadiyah
Ahmadiyah Tetap Gelar Mukernas di Bali
Pembubaran Ahmadiyah Disesalkan
Jemaah Ahmadiyah Tetap Lakukan Aktifitas
Polisi Minta Masyarakat Jangan Anarkis Terhadap Ahmadiyah
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122156 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data