Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Siap Bertarung Perebutkan Kursi Presiden:

Akbar Tandjung Akan Cari Parpol Lain
Selasa, 29 April 2008 | 19:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung berkunjung ke Pondok Pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia di
Burengan, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (29/4). Di
hadapan para ustadz LDII, mantan Ketua DPR ini
menyatakan kesiapannya sebagai calon presiden pada
Pemilu 2009 mendatang.

Pertemuan dilakukan di ruang tamu kediaman ustadz
Kuncoro Kaseno, pengasuh Ponpes LDII. Akbar Tandjung didampingi Ridwan Hisyam, calon Wakil Gubernur Jawa
Timur dari PDIP dan Sam Abede Pareno. Sedangkan ustadz
Kuncoro didampingi ustadz Nandang Hermawan dan ustadz
Abdul Malik.

"Saya siap untuk maju sebagai calon presiden. Paska
runtuhnya orde baru dan setelah turun dari kursi Ketua
DPR RI, saya terus belajar politik," ujar Akbar.

Menurut mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam itu, kedatangannya ke Ponpes LDII adalah untuk meminta doa restu pada para ulama LDII yang selama ini dekat dengan Golkar. LDII dipilihnya sebagai tempat pertama kali untuk menyatakan kesiapannya sebagai calon presiden karena selama ini LDII selalu bersikap baik dan obyektif terhadap dirinya usai turun dari jabatannya sebagai Ketua DPR.

Jika ternyata di Golkar tidak ada konvensi, Akbar akan mencari kendaraan lain. Maju sebagai calon presiden tetap akan dilakukan karena niatnya hanya untuk menyejahterakan rakyat.

"Prinsipnya saya akan mengetuk rumah saya sendiri
(Golkar) dulu. Jika memang tidak memungkinan saya akan
cari parpol lain," katanya.

Pengasuh Ponpes LDII, ustadz Kuncoro Kaseno menyatakan siap untuk memberikan dukungan. Kuncoro menyatakan selama ini memang telah terjalin hubungan baik antara Akbar Tanjung dengan para pengikut LDII yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami menyambut baik tujuan Bang Akbar Tanjung. Tapi
saya tidak bisa memaksa para santri untuk menentukan
pilihan mencari figur presiden," katanya.
DWIDJO U. MAKSUM


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122220 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang
Gubernur Bolehkan KPU Jatim Bekerja Sampai KPU Baru Dilantik

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data