Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banten Masih Berstatus Merah Buta Aksara
Rabu, 30 April 2008 | 15:28 WIB

TEMPO Interaktif, Serang:Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat RI menilai Provinsi Banten masih berstatus merah dalam hal pemberantasan buta aksara. Dari sekitar 11 juta penduduk Indonesia penyandang buta aksara, sekitar 3,3 persennya di Banten.

"Kami mendorong agar Banten dapat menuntaskan buta aksara pada 2009 mendatang," kata anggota Komisi X DPR RI Didik J. Rachbini di sela-sela kunjungan kerjanya di Banten Rabu (30/4).

Dari data yang diberikan Dinas Pendidikan Banten kepada Komisi X, saat ini ada 112.000 penyandang buta aksara. "Banten masih ada di 10 besar penyandang buta aksara nasional."

Untuk menuntaskan masalah itu, politisi PAN itu meminta pemerintah daerah membuat terobosan dan program yang mudah dipahami masyarakat Banten. Mengenai anggaran, pemerintah pusat akan membantu sekitar 70 persen dana untuk program tersebut, sedangkan 30 persennya diharapkan dari APBD setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banten, Eko Endang Koswara, membantah kalau Banten dianggap masih merah dalam pemberantasan buta aksara. Eko mengatakan, sejak Januari 2008 lalu, dalam forum rembuk nasional telah dilansir bahwa Banten telah berada pada golongan hijau.

"Jadi, bukan merah lagi, tapi hijau. Itu artinya sudah lebih baik," kata Eko. Namun demikian Eko mengakui jumlah buta aksara di Banten masih tinggi. Eko menambahkan, untuk tahun 2008 ini ditagetkan 93.000 warga dapat membaca.

Mabsuti Ibnu Marhas

Dari Arsip Majalah TEMPO
Si Jenius yang Religius | 11 April 2005
Album | 28 Pebruari 2005
Berpacu Melawan Keterbatasan | 31 Januari 2005
Yang Bangkit di Bawah Tenda | 31 Januari 2005
Surat Pembaca | 24 Januari 2005
Berprestasi atau Tidak, Tergantung Ibu  | 29 Desember 1998
Nasib Mahasiswa  | 29 Desember 1998
Guru Autisme  | 22 Desember 1998
Dilatih Berani Bertanggung Jawab  | 22 Desember 1998
Carilah Pemimpin Sampai ke Amerika  | 22 Desember 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Guru SMP Aniaya Belasan Siswa Hingga Pingsan
UI Tutup Program Diploma Tiga di Fakultas
Jawa Tengah Dicanangkan Sebagai Provinsi Kejuruan
Murid di Balikpapan Terjaring Razia Warnet
Dunia Pendidikan terpuruk, Guru-Guru Cianjur Malah Jalan-Jalan ke Malaysia
111 Kabupaten Belum Tuntaskan Wajib Belajar
Buta Aksara di Kutai Kartanegara Tertinggi
DPRD DKI Setujui Beasiswa untuk 23 Ribu Siswa
Biaya Pendidikan di Jakarta Naik Dua Kali Lipat
Anggaran Pendidikan Dipangkas, Ribuan Guru Turun ke Jalan
> selengkapnya...

Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122273 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data