Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Seribu Ibu Hamil Deklarasikan Inisiasi Menyusui Dini
Rabu, 30 April 2008 | 17:16 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Seribu ibu hamil di Kota Bandung mendeklarasikan dukungan terhadap pelaksanaan inisiasi menyusui dini. “Kami mengajak ibu-ibu di Kota Bandung untuk mendukung pelaksanaan inisiasi menyusui dini,” ujar Intan, salah seorang ibu yang membacakan deklarasi di Taman Pramuka Bandung, Rabu (30/4).

Selain mendeklarasikan inisasi menyusi dini, para ibu yang tengah hamil itu juga diberi kesempatan untuk memeriksakan kesehatan dan pemberian susu untuk ibu hamil secara cuma-cuma.

“Kami berharap kesadaran ibu hamil untuk selalu memeriksakan kesehatan mereka bisa menjadi lebih baik,” kata Alwin Khafidhoh, peneliti dari Bandung Institute of Governance Studies.

Menurut Alwin, saat ini angka kematian ibu dan anak di Kota Bandung cenderung naik. Alwin mencatat pada tahun 2005 jumlah kasus kematian ibu mencapai 14 orang. Jumlah ini mengalami penurunan pada tahun 2006, yaitu 8 orang. “Tapi pada tahun 2007 lalu jumlah kasus meningkat tajam menjadi 20 orang,” ujarnya.

Begitu pula dengan kasus kematian bayi. Pada tahun 2005 bayi yang meninggal mencapai 126 kasus. Setahun berikutnya jumlah kasus menjadi 105. “Tahun lalu meningkat menjadi 126 kasus,” kata Alwin.

Alwin mengatakan, jumlah ini diketahui dari hasil penelusuran Tim Ad Hoc Advokasi Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak (KIBBLA). Tim ini memiliki jejaring, antara lain Ikatan Bidan Indonesia, Women Initiative for Society Empowerment, Rumah Bersalin Du’afa, dan Paramitra Lingkungan.

Istri Wali Kota Bandung, Nani Dada Rosada, mengatakan angka itu masih lebih baik dibandingkan angka rata-rata kematian ibu dan anak di Jawa Barat. “Jadi di Kota Bandung masih kecil,” katanya.

Namun, Nani mengakui masih banyak yang harus dibenahi dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayinya, terutama terkait pemberian ASI. ”Kami harap ibu-ibu masih mau memberikan ASI, terutama selama dua tahun pertama kelahiran bayi,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung itu.

Rana Akbari Fitriawan


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

3000 Ibu Akan Kampanyekan Inisiasi Dini
Angka Kematian Ibu di Sumatera Selatan Masih Tinggi
Klaten Pelopori Pembuatan Peraturan Daerah ASI Eksklusif
PBB : Laki-Laki Harus Proaktif Menjaga Kesehatan Reproduksi Perempuan
Angka Kematian Ibu Melahirkan di NTB Tinggi
Gerakan Sayang Ibu Belum Efektif Menekan Angka Kematian
Angka Kematian Ibu di Jakarta Tinggi
"Susu Formula Menghambat Produksi ASI"
Menyelamatkan Bayi Lewat ASI

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122281 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data