Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Deklarator PKB: Dua MLB Bukan Solusi
Kamis, 01 Mei 2008 | 19:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Salah seorang deklarator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH. Abdul Muchith Muzadi mengatakan dua kegiatan Muktamar Luar Biasa yang kini digelar oleh dua kubu DPP PKB
bukan solusi tepat untuk menyelesaikan konflik internal. Pasalnya, kedua kubu PKB akan tetap bersikukuh dengan kepentingan dan hasil keputusan masing-masing muktamar. "Kalau sudah begitu, akan ada dua kepengurusan yang mengklaim sama-sama benar, sama-sama ngotot," katanya kepada TEMPO Kamis, (1/5).

Kiai sepuh yang membacakan naskah deklarasi pendirian DPP PKB pada 23 Juli 1998 silam itu mengaku prihatin dengan semakin meruncingnya perseteruan internal antara kubu Gus Dur dan kubu Muhaimin Iskandar. Sesepuh NU itu juga berharap Gus Dur dan Muhaimin mencontoh penyelesaian konflik internal PBNU yang terjadi pada tahun 1984 silam.

Konflik internal antara pengurus PBNU yang ngotot berpolitik dan dan yang menginginkan NU tetap netral, akhirnya bertemu dan sepakat menggelar Sarana muktamar NU tahun 1984 di Situbondo. Salah satu keputusan penting dalam Muktamar itu adalah NU kembali ke khittah. "Saat ini, jika kedua kubu masih saling mementingkan diri sendiri maka konflik di tubuh PKB tidak akan selesai dan akan terus terjadi. Saya sarankan agar kedua kubu islah dan lebih baik menggelar satu muktamar luar biasa," katanya.

Kiai yang juga pengetik naskah "Khittah NU 1926" itu juga meminta kedua pihak saling instropeksi diri di mana letak kesalahan masing-masing. "Meski saya memahami kenapa Gus Dur berbuat seperti itu, begitu juga Muhaimin. Tetapi lebih baik kedua pihak instropeksi diri," imbuhnya. Jika keduanya islah, maka PKB akan lebih konsentrasi pada Pemilu 2009 mendatang.

Sebenarnya, pekan lalu Mbah Muchit mengaku telah menerima undangan MLB dari PKB kubu Gus Dur dan Muhaimin Iskandar. Namun dirinya memutuskan untuk tidak menghadiri undangan dari kubu Gus Dur maupun Muhaimin. Ia beralasan bahwa dirinya sudah tua dan kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk menghadiri undangan tersebut. Kehadirannya dalam dua MLB itu, juga dianggap tidak bisa berpengaruh apa-apa. Mahbub Djunaidy


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122325 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data