|
Jelang Unas SMP:
Dinas Pendidikan Jember Sterilisasi Ruangan
Minggu, 04 Mei 2008 | 19:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim terpadu Dinas Pendidikan Nasional Jember melakukan pembersihan ruangan sekolah penyelenggara Unjian Nasional (Unas) SLTP, Minggu (4/5).
Tampak hadir dalam sterilisasi ruangan itu Kepala Dinas, Achmad Sudiono bersama para Panitia Pengawas Ujian Nasional Kabupaten Jember dan Tim Pemantau Independen (TPI).
Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi kebocoran soal sebelum pelaksanaan ujian nasional, Senin (5/5) besok.
Dalam upaya itu, panitia pengawas dan tim pemantau independen memeriksa semua laci meja dan setiap sudut ruangan yang berpotensi menjadi sarana kecurangan dalam ujian. Petugas juga memeriksa kelengkapan lainnya, seperti foto peserta yang harus ditempelkan di meja ujian.
Tahun ini jumlah siswa SMP/Sederajat di Kabupaten Jember yang mengikuti ujian nasional mencapai 25.117 orang. "Sterilisasi ini untuk mengantisipasi jangan sampai pelaksanaan Unas tercemar, baik yang dilakukan sengaja maupun tidak sengaja," kata Achmad.
Achmad menambahkan, Dispendiknas Jember meminta pada penyelenggara Unas, agar jangan sampai berlomba dalam pengawasan. Pasalnya, saat ini pengawasan memakai sistem silang penuh.
Unas, kata dia, bukan merupakan satu-satunya alat lulus, namun itu merupakan salah satu alat untuk mengukur kelulusan bagi siswa. "Jangan sampai terlalu ambisi untuk meluluskan siswa dengan cara-cara yang tidak baik. Sebab kita sudah ketahui semua, jalan dan cara seperti siswa yang pegang ponsel. Saat siswa sedang sibuk mengerjakan soal, bagi pejabat sekolah yang tidak berkepintingan nanti di larang masuk," ujarnya.
Achmad mengharapkan dalam pelaksaan Unas ini tidak tercoreng. Dia juga mengingatkan pada orang tua dan guru sekolah agar tidak mengambil soal-soal ujian setelah ujian selesai. Sisa soal Unas nantinya tetap akan diambil oleh tim pengawas,sisa soal Unas itu, jika ada beberapa siswa yang dinyatakan tidak masuk karena izin sakit.
Di Kabupaten Jember setidaknya ada 333 lembaga pendidikan SMP/sederajat yang akan menjadi penyelenggara unas SLTP tahun ini. Secara rinci, ada 194 lembaga SMP, 138 lembaga MTs, dan 1 lembaga SMP inklusi. MahbuB Djunaidy
INDEKS BERITA LAINNYA :
|