|
Lagi, Praja IPDN Tewas
Senin, 05 Mei 2008 | 07:44 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Seorang wasana praja atau mahasiswa tingkat empat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor Sumedang, Chris Benard meninggal di ruang rawat intensif RS Advent Bandung, Minggu (4/5) malam sekitar pukul 19.45. Praja asal Kalimantan Tengah itu diduga meninggal akibat kadar alkohol dalam darahnya terlalu banyak.
Saat dikonfirmasi, Pelaksana tugas Rektor IPDN Johanis Kaloh membenarkan Chris meninggal di rumah sakit itu. Namun ia menolak menerangkan penyebab kematian salah satu mahasiswanya itu. ”Tentang penyebab kematian tanya saja langsung ke dokter rumah sakit Advent atau polisi. Saya tidak mau menyimpulkan sendiri,”katanya saat dihubungi Minggu malam. Dia mengaku sudah melaporkan kondisi Chris ke Kepolisian Resor Sumedang.
Kaloh hanya menjelaskan, Chris meminta izin keluar dari kampus untuk pesiar pada Rabu (30/4) lalu. Namun belakangan, dia menerima informasi bahwa Chris sakit dan dirawat RS AMC Jatinangor. ”Dan sekitar dua hari lalu, hari Jum’at (2/5), dia dirujuk ke Advent,”katanya.
Sementara itu keluarga dan belasan teman Chris yang datang menengok ke RS Advent tak satupun yang bersedia diwawancara.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang Ajun Komisaris Hotben Gultom yang datang langsung ke RS Advent juga menolak menjelaskan penyebab kematian Chris. ”Saya belum menerima keterangan resmi dari dokter rumah sakit,”katanya. ”Tapi yang jelas dia mati bukan karena penganiayaan.”
Menurut Hotben, jenazah Chris tidak akan diotopsi karena meninggal saat dirawat di rumah sakit. Apalagi saat tiba di rumah sakit ini (Advent) dari AMC dia belum meninggal,”katanya.
Chris meninggal di RS Advent jam 19.45. ”Surat keterangan (penyebab kematian) dari dokter saja mungkin sudah cukup.”
Meski tidak otopsi, polisi akan melanjutkan penyelidikan kematian Chris hingga tuntas. ”Setelah dari sini (Advent), kita juga akan tanyakan ke AMC bagaimana keadaan dia (Chris) saat datang ke sana,”katanya. Dia mengaku, petugas Polres Sumedang sudah datang ke RS Advent sejak Minggu pukul 17.00.
Jenazah Chris dibawa keluar dari RS Advent oleh keluarganya pada Senin dinihari sekitar pukul 00.40.
Erick P Hardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|