|
Usut Kematian Praja IPDN
Polisi Periksa 7 Saksi
Senin, 05 Mei 2008 | 16:00 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:- Kepolisian Sumedang memeriksa tujuh orang saksi untuk menyelidiki penyebab kematian Chris Benard, wasana praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor. “Semuanya mahasiswa wasana praja” kata Ajun Komisaris Polisi Hotben Gultom, Kasat Reskrim Polres Sumedang saat dihubungi Senin (5/5).
Menurut Hotben, mereka adalah kawan-kawan Chris Benard yang mengantar ke Rumah Sakit Advent, Bandung dari sebuah rumah pondokan dekat kampus. Rumah itu, diketahui adalah pondokan Chris Benard di kawasan Jatinangor.
Hotben juga membenarkan temuan kadar alcohol tinggi dalam tubuh Christ Benard. Jenazah Christ sendiri tidak perlu diotopsi karena sudah lama dirawat di rumah sakit.
Seperti diketahui, Chris Benard, mahasiswa tingkat empat IPDN Jatinangor Sumedang, Chris Benard meninggal di ruang rawat intensif RS Advent Bandung, Minggu (4/5) malam sekitar pukul 19.45. Praja asal Kalimantan Tengah itu diduga meninggal akibat kadar alkohol dalam darahnya terlalu banyak.
Hotben sendiri memastikan, meski tidak melakukan otopsi, polisi akan melanjutkan penyelidikan kematian Chris hingga tuntas.
Erick Priberkah Hardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|