Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Borong Bensin di Jalur Pantura
Rabu, 07 Mei 2008 | 11:26 WIB

TEMPO Interaktif, Kudus:Aksi borong premium dan solar terlihat di sejumlah SPBU di sepanjang jalur pantai utara (Pantura) Jawa, seperti Kudus, Pati, Rembang dan Demak, setelah pemerintah berancang-ancang akan menaikkan 30 persen dari harga yang berlaku sekarang.

Pelaku aksi borong BBM ini membawa jeriken dengan menggunakan mobil atau sepeda motor serta dengan frekuensi tinggi, melebihi hari-hari biasa, sehingga sempat membuat antrean panjang. Hal ini diduga karena masyarakat memprediksikan harga premium dan solar bakal naik dalam pekan ini.

Menurut salah seorang pengelola SPBU di Ngembalrejo, Kudus, Abdullah, aksi borong solar dan premium dilakukan masyarakat dua hari terakhir ini. SPBU Ngembalrejo itu seharinya punya cadangan 16 kiloliter dan pada hari-hari biasa omzet penjualannya berkisar 8 kiloliter. Sementara untuk solar punya cadangan 8 kiloliter dan omzet penjualannya 2 kiloliter. "Tapi dua hari belakangan ini omzet penjualannya naik 50 persen," ujarnya hari ini.

Pertamina sudah beberapa bulan ini tidak menambah pasokan pada pengelola SPBU, sehingga ada sejumlah SPBU di Kabupaten Rembang terpaksa kehabisan stok akibat permintaan yang tinggi dari masyarakat. Setidaknya tiga SPBU di Rembang yang hanya buka beberapa jam karena kehabisan premium, yakni SPBU PT Rembang Bangkit Sejahtera, SPBU Ngotet dan SPBU Banyudono, Kaliori.

Di saat orang melakukan aksi borong, Polres Rembang kemarin menangkap dua truk yang sedang memborong solar. Truk pertama bermuatan 2.500 liter solar, menyedot solar dari SPBU Rembang Bangkit. Sedangkan truk kedua, menyedot solar dari SPBU Kragan sebanyak 200 liter. Pembelian secara besar-besaran itu untuk kepentingan industri pertambangan pasir. "Mereka sedang kami periksa," ucap Ajun Komisaris Nyamin, Kasat Reskrim Polres Rembang.

Bandelan

Dari Arsip Majalah TEMPO
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Memuntir Harga Minyak Impor | 21 Maret 2005
Tak Minyak, Arang pun Jadi | 21 Maret 2005
Tidak Akan Transparan | 14 Maret 2005
Penggarong Kayu Layak Dipancung | 07 Maret 2005
Adu Tangguh untuk Siapa | 07 Maret 2005
Di Luar Kontrol Pemerintah | 07 Maret 2005
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Minyak | 07 Maret 2005
Menanti di Ambang Tak Terjangkau | 21 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Demo BBM Bentrok, Dua Polisi Luka Parah
Pengusaha Angkutan Umum Tolak Kenaikan Harga BBM
Asumsi Harga Minyak di APBN Sudah Tak Layak
Pemerintah Pastikan Harg BBM Tak Akan Naik
Harga BBM Non Subsidi Naik Bulan Depan
Minyak Tanah Akan Dijual Rp 8600 Per Liter
Subsidi Minyak Telah Mencapai Rp 32 Triliun
Solar Langka di Balikpapan
Shell Pasok Bahan Bakar ke PLN
Warga Batam Tolak Smart Card BBM
> selengkapnya...

Referensi

Berpihak pada Orang Kaya
Harga Premium Sekitar Rp 6.000
Siapa Boleh Membeli
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122632 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data