|
Pembelian Elpiji Diperketat
Senin, 12 Mei 2008 | 15:16 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Distributor gas elpiji di Kota Bandung, PT Limas Raga Inti, memberlakukan pembatasan pembelian gas elpiji oleh warga yang membeli langsung ke kantornya. Selain hanya dibolehkan membeli satu tabung, setiap pembeli wajib mencelupkan jarinya pada tinta. “Supaya mereka tidak balik lagi,” kata Kepala Penjualan PT Limas Raga Inti Bandung Yono Syarief, Senin (12/5).
Yono mengakui cara itu baru kali ini dilakukannya. Ia terpaksa memberlakukan itu akibat pasokan gas elpiji dari SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengiriman Bulk Elpiji) yang tersendat. Sudah sebulan antrean panjang menjadi pemandangan sehari-hari di kantor itu akibat langkanya pasokan gas elpiji berkasaitas 12 kilogram.
Pada hari ini salah satu distributor gas elpiji di Kota Bandung hanya melayani penjualan sampai pukul sebelas siang. Sepanjang hari hanya enam truk yang datang membawa tabung elpiji yang telah terisi. ”Kita hanya bisa menjual 1.500 tabung gas elpiji,” kata Yono.
Riki, seorang pedagang makanan cepat saji di Bandung, mengaku hanya bisa mendapat satu tabung. ”Saya butuh dua tabung,” katanya. Dia mengaku sudah mencari-cari gas elpiji itu di seputaran Kota Bandung. ”Barangnya masih ada, tapi harganya mahal,” katanya. Dia mengatakan gas yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp 80 ribu sampai Rp 100 ribu.
Ahmad Fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|