|
Status Egon Diturunkan
Rabu, 14 Mei 2008 | 17:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Status Gunung Egon di Kabupaten Sikkan, Nusa Tenggara Timur diturunkan dari siaga menjadi waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Bandung menyatakan aktivitas gunung di ketinggian 1.703 meter di atas permukaan laut itu, mulai menurun. “Senin kemarin statusnya kami turunkan menjadi waspada,” kata Surono, Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Pada 15 April lalu, terjadi gempa letusan yang sebelumnya mencapai 1290 detik. Gempa ini terus menurun hingga 60,5 detik pada 28 April. Gempa vulkanik dalam juga turun dari 10-20 menjadi 1-2 kejadian per hari. Sementara gempa vulkanik dangkal turun dari 6-20 menjadi 1-10 kejadian per hari. “Tinggi letusan juga terus turun dari 4.000 meter sekarang tinggal berkisar 75-an meter,” kata Surono.
Saat ini tinggal 2 gunung berapi yang masih dalam status Siaga dan 13 gunung lainnya berstatus waspada. Gunung berstatus siaga antara lain Gunung Ibu di Kecamatan Ibu Kabupaten Halmahera Barat dan Gunung Anak Krakatu di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung.
Kedua gunung ini tidak menunjukan penurunan aktifitas. “Bahkan dentuman Gunung Anak Krakatau letusannya semakin keras sampai terdengar dalam radius 42 kilometer,” kata Surono.
Ke-13 gunung berstatus waspada antara lain Gunung Egon, Gamalama (Sikka, NTT), Papandayan (Garut, Jabar) , Lokon (Sulawesi Utara) dan Talang (Sumatera Barat). Selain itu Kelud (Kediri, Jawa Timur), Soputan (Sulawesi Utara), Karangetang (Pulau Siau, Sulawesi Uatara) ,Kerinci (Kerinci, Jambi) ,Gamkonora (Halmahera Barat) ,Semeru (Jawa Timur)) ,Dukono (maluku Utara) dan Bromo (Jawa Timur).
Rinny Srihartini
INDEKS BERITA LAINNYA :
|