|
Peternak Unggas Ancam Naikkan Harga
Rabu, 21 Mei 2008 | 17:17 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Para peternak unggas yang tergabung dalam Perhimpunan Peternak Unggas Indonesia mengancam akan menaikkan harga jual unggas sekitar 30 persen. Langkah ini dipicu rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak.
Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Peternak Unggas Indonesia Ashwin Pulungan mengatakan, kenaikan BBM mendongkrak sejumlah biaya lainnya seperti transportasi, bahan baku, bibit dan obat. Padahal sebelum kenaikan BBM ini, para peternak sudah dibebani dengan kenaikan harga pakan Rp 300 per kilogram pada bulan ini. “Kenaikan itu memposisikan harga pakan menjadi Rp 4.800 per kilogramnya,” katanya.
Meski sejumlah biaya naik, harga jual ternak belum tentu ikut melejit. “Daya beli masyarakat masih lemah sehingga lebih memilih mengurangi volume pembelian dan konsumsi daging unggas,” katanya.
Ashwin mengatakan, kenaikan harga pakan juga dipicu oleh tindakan Badan Karantina Pertanian yang mempersulit pengeluaran barang impor premix dan supplemen. “Ini merupakan ekonomi biaya tinggi yang dilakukan pihak karantina,” katanya.
Kondisi ini tak urung menyurutkan jumlah peternak di Indonesia menjadi delapan ribu orang. Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan era 1970-1980. “Waktu itu (peternak) mencapai delapan puluh ribuan,” katanya.
Rana Akbari Fitriawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|