Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemilik Bahan Peledak Sidoarjo Seorang Nelayan
Rabu, 22 Agustus 2007 | 14:08 WIB

TEMPO Interaktif, Balikpapan:Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menduga tersangka pemilik 40 kilogram bahan peledak TNT dan 6 ribu detonator, Edy Siswato dan Sa'i, berprofesi nelayan di Balikpapan. Bahan peledak jenis high explosive hendak digunakan sebagai bom ikan.

"Profesi mereka nelayan. Belum ada indikasi terorisme," kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Inspektur Jenderal Indarto.

Indarto mengatakan, masih menunggu koordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam kasus kepemilikan bahan peledak di Pasuruan. Kepolisian Kalimantan Timur hanya membantu meangkap kedua tersangka pemasok bahan peledak.

"Pemeriksaan tersangka oleh Polda Jatim. Nantinya tunggu koordinasi dengan mereka," katanya.

Edy Siswanto diduga pemilik 40 kilogram TNT dan 6 ribu detonator yang ditemukan di Pasuruan. Mereka mengirimkan bahan bersama Sa'i ke Pasuruan. Petugas Kepolisian Daerah Jawa Timur telah membawa ke Surabaya untuk menjalani pemeriksaan. "Tadi pagi, langsung dibawa ke Surabaya," kata Indarto.

Asal usul TNT masih simpang siur. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Komisaris Besar I Wayan Tjatra, mengatakan, polisi mengawasi ketat kepemilikan dan penggunaan TNT di perusahaan pertambangan batu bara dan minyak - gas bumi. "Kecil kemungkinan berasal dari perusahaan. Pengawasan polisi sangat ketat," katanya.
SG Wibisono

Dari Arsip Majalah TEMPO
Etalase | 07 Pebruari 2005
Siapa Suruh Teror Jakarta  | 27 April 1999
Zarqawi: Teroris atau Dalih | 25 Oktober 2004
Seperti Bertempur Melawan Hantu | 25 Oktober 2004
Mereka Menunggu Bukti Polisi  | 22 Desember 2003
Lintas Internasional  | 22 Desember 2003
Rusuh, Uji Publik Bupati Nabire | 15 Desember 2003
Memburu Taufiq dari Gribig | 08 Desember 2003
Lintas Internasional | 08 Desember 2003
Bayang Al-Qaidah di Istanbul  | 08 Desember 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bisnis Bom Ikan Di Pasuruan Berskala Besar
Pengguna Bom Ikan Dirazia
Polisi Lakukan Pemeriksan Detail Rumah Jabir
Media Inggris Kaitkan Bom Glasgow Dengan Al Qaeda
Bom Glasgow Terkait Aksi di London
Ba'asyir Mengaku Kenal Abu Dujana
Kapolri: Abu Dujana Tidak Dilansir karena Kepentingan Penyelidikan
Bank Maspion Solo Diancam Teror Bom
Bom Meledak di Ambon, Enam Terluka
Kapolri Diancam Akan Dibunuh
> selengkapnya...

Referensi

Sepak Terjang Kuartet Jutaan Dolar
Ujung Perjalanan Abu Dujana
Ledakan di Jakarta 2003
Menengok Kembali Marriott
Akhir Perjalanan Mbah
Kuartet Jutaan Dolar
Orang Baru dalam Jaringan Abu Dujana
Abu Dujana
Tim Relawan: Korban Biasanya Orang Kecil
Jejak Langkah Azahari
Jamaah Islamiyah
Paketan Bom di Indonesia
Hambali
Infografis: London Berkabung
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106094 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang
Gubernur Bolehkan KPU Jatim Bekerja Sampai KPU Baru Dilantik
Laba Bersih Corporindo Tumbuh 103 Persen

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data