|
Banjir di Balikpapan Renggut 4 Jiwa
Sabtu, 01 September 2007 | 20:45 WIB
TEMPO Interaktif, Balikpapan:Bencana longsor dan air bah melanda Kelurahan Telaga Sari dan Prapatan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (1/9) pukul 06.00 Wita.
Bencana ini mengakibatkan 4 orang tewas dan satu korban hilang. Korban luka-luka sejauh ini tercatat 12 orang, dan 18 rumah rusak parah diterjang banjir dan longsor.
Korban tewas bernama Hasanuddin (60), Nida Aniza ( 12), Joni Sembayang (62), dan Jumadi (43). Sedangkan korban hilang adalah Nurliam dan hingga kini masih dalam pencarian tim SAR Balikpapan.
Hujan selama 12 jam yang mengguyur Balikpapan menyebabkan Jalan Tendean di Telaga Sari, yang membelah perumahan warga dan sebuah telaga, longsor dan putus sepanjang 15 meter. Akibatnya, air bah tanpa penghalang menghantam perumahan warga yang tepat berada di seberang jalan.
“Tanda–tanda mau longsor sudah terlihat. Seperti pohon tumbang dan genangan air yang sudah meninggi. Tapi tidak disadari kejadian begitu cepat,” kata seorang warga bernama Rara Rusmiati.
Longsor di Prapatan terjadi pada waktu bersamaan, akibat tebing curam yang terkikis oleh curahan air hujan. Longsoran tanah tebing menimbun rumah Jhoni Sembayang dan Jumaidi, yang tepat berada di bawahnya.
“Mereka tertimbun tanah di dapur rumahnya,” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Balikpapan, Ajun Komisaris Besar I Gde Sugianyar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
Hingga sore ini, kata Gde, para petugas dan warga telah mengevakuasi semua mayat korban ke rumah sakit Bhayangkara Polri. Demikian pula korban luka yang masih membutuhkan perawatan medis petugas kesehatan.
Hujan deras mengguyur Balikpapan sejak kemarin selama 12 jam. Curah hujan yang lebat juga mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, di antaranya kawasan Damai, Kampung Timur, Kariangau dan Karang Joang. Air menggenangi jalan dan rumah warga setinggi satu meter dan mengakibatkan kemacetan di jalan-jalan. SG Wibisono
INDEKS BERITA LAINNYA :
|