Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Soal Pemotongan DAU, Kalimantan Timur Melunak
Kamis, 20 September 2007 | 23:52 WIB

TEMPO Interaktif, Samarinda:
Semangat Provinsi Kalimantan Timur melunak dan menyatakan akan kembali melakukan lobi ke Presiden sehubungan rencana pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU). Hasil keputusan ini diambil oleh Pelaksana tugas Gubernur Kalimantan Timur Yurnalis Ngayoh bersama 13 kepala daerah bupati/wali kota pada Kamis (20/9).

"Dijadwalkan pertemuan dengan Presiden, Wakil Presiden, Bappenas, Departemen Dalam Negeri, Departemen Keuangan, Panitian Anggaran DPR, DPD dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah akan dimulai pekan depan," kata Juru bicara Pemerintah Provinsi M. Jauhar Effendi.

Dalam pertemuan dengan sejumlah pihak dari pemerintah pusat itu, menurut Jauhar, Kalimantan Timur akan menyampaikan kesulitan dana yang akan dialami daerah jika pemotongan DAU benar-benar diberlakukan. Keculitan terjadi terutama karena defisit belanja pegawai negeri sipil yang diperkirakan mencapai Rp 2,322 triliun, mengingat DAU yang diterima nantinya hanya sebesar Rp 750 miliar.

"Belanja pegawai diperkirakan mencapai Rp 3,072 triliun. Kenaikan belanja pegawai karena banyak pegawai yang telah diangkat menjadi PNS," paparnya.

Komposisi DAU yang diterima Kalimantan Timur dalam enam tahun terakhir, kata Jauhar, mencapai 9,2%, sedangkan kabupaten/kota cukup besar yakni 22,91%. Pada 2007 Kaltim menerima DAU Rp 3,16 triliun, sedangkan kebutuhan belanja pegawai Rp 2,56 triliun. Sementara pada 2008 diperkirakan angka belanja pegawai akan naik jadi Rp 3,072 triliun.

Kalimantan Timur sendiri terkesan plin-plan dalam bersikap sehubungan rencana pemotongan DAU. Dalam kesepakatan sebelumnya mereka menetapkan rencana judicial refiew atas Undang Undang No 33 Tahun 2006. Bahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sudah berencana menuntut otonomi khusus bila rencana pemotongan DAU tetap dilaksanakan. SG Wibisono


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rp 2,4 Miliar Untuk Rumah Dinas DPRD Kota Cirebon
Revisi Asumsi Harga Minyak Dalam Anggaran Disetujui
Pemerintah Kerja Keras di Semester Dua 2007
Asumsi APBN Diusulkan Pakai Gas Dan Batubara
Defisit Anggaran Melebihi Target
Rp 20 Triliun Dana Negara Menganggur
Penyerapan Anggaran Tak Pengaruhi Pertumbuhan
Penyerapan Anggaran Rendah, Tak Pengaruhi Pertumbuhan
Asumsi Makro 2008 Versi DPR Disepakati
Empat Risiko Fiskal Mengancam 2008
> selengkapnya...

Referensi

Ongkos Legislasi 2006-2007

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk108098 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang
Gubernur Bolehkan KPU Jatim Bekerja Sampai KPU Baru Dilantik
Laba Bersih Corporindo Tumbuh 103 Persen

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data