Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sopir Bus Maut Jadi Tersangka
Minggu, 25 November 2007 | 18:56 WIB

TEMPO Interaktif, Katingan: Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah menetapkan Harto, sopir bus Yesseo sebagai tersangka dalam kasus terbakarnya bus yang menewaskan 12 penumpang kemarin. Sedangkan kernet dan kondektur yang ditahan sejak Sabtu lalu masih dijadikan saksi dan kini menjalani pemeriksaan di markas Polres Katingan.

"Setelah kami pemeriksaan kami dalami, sopir ternyata lalai memeriksa mesin kendaraan," kata Kepala Polres Katingan Ajun Komisaris Besar Nuryadi Purtono di Katingan pada Ahad (25/11).

Selain menewaskan 12 penumpang, musibah yang terjadi pada Sabtu lalu itu menyebabkan lima penumpang mengalami luka bakar. Sedangkan 26 penumpang lainnya selamat. Seluruh korban tewas kemarin sudah diambil oleh keluarga. Sedangkan korban luka bakar masih dirawat di rumah sakit karena luka yang cukup serius.

Bus rute Pangkalanbun-Palangkaraya yang mengangkut 43 penumpang itu terbakar di kilometer 9 arah Kabupaten Katingan menuju Palangkaraya. Pemicu kecelakaan diduga mesin bus di bagian depan yang terbakar. Api yang berkobar membuat penumpang berebut keluar dari pintu belakang. Saat itulah sebagian penumpang di dalam bus jatuh dan pingsan.

Menurut Jumaiyah, penumpang yang selamat, api berkobar ketika bus berhenti setelah asap mengepul dari mesin di samping sopir. Perempuan 45 tahun yang membawa tujuh anaknya ini meloncat keluar lewat pintu belakang. Penumpang di bagian tengah berebut dari pintu yang sama. "Yang terinjak itu pingsan dan kemungkinan terbakar," katanya.

Kepada penyisik, Harto mengatakan dirinya sudah memerintahkan penumpang keluar begitu asap mengepul dari mesin. "Karena masih pagi penumpang banyak yang tidur," kata Harto seperti ditirukan Nuryadi. Sebagain besar korban tewas yang sulit dikenali menumpuk di lorong pintu keluar bus. karana ww

Dari Arsip Majalah TEMPO
Yang Terkapar di Lintasan  | 26 Januari 1999
Lambaian 12 Gerakan | 29 November 2004
Kewenangan di Km 13,600 | 29 November 2004
Surat Pembaca | 01 Desember 2003
Iming-iming Kurang Menggiurkan  | 01 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Tabrakan Maut di Situbondo | 13 Oktober 2003
Surat Pembaca | 22 Maret 2004
Korban Tabrak Lari  | 23 Juni 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mobil Box Tabrak Pagar Jalan Tol
Truk Tabrak Truk, Dua Tewas
Pick Up Masuk Jurang, Satu Tewas
Sopir Bus Tabrakan Maut Menyerahkan Diri
Motor Tertabrak Panther di Madiun, Dua Tewas
Tiga Puluh Kecelakaan Hingga Hari Kelima Idul Fitri
Malam Takbiran, Lima Kecelakaan Terjadi di Jakarta
Kecelakaan Beruntun Di Tol Wijoto Wijono
Tol Cipularang Mulai Telan Korban
Dalam 8 bulan, 218 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
> selengkapnya...

Referensi

Kecelakaan Lalu Lintas Juli 2007

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112266 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< November,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data