Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Kalimantan Tengah Kesulitan Minyak Tanah
Selasa, 11 Desember 2007 | 12:07 WIB

TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Sudah sejak tiga hari terakhir minyak tanah di Provinsi Kalimantan Tengah, terutama di Kota Palangkaraya dan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, mulai sulit untuk diperoleh di sejumlah pangkalan minyak.

Kalaupun ada, warga harus antre hingga berjam-jam untuk mendapatkan 10 liter minyak tanah. Selain itu, harganya pun melonjak tajam dari Rp 2.750 per liter menjadi Rp 4.000-Rp 4.500 per liter di tingkat pengecer.

Saat ini Pemerintah Kota Palangkaraya melakukan sistem kuponisasi untuk mengawasi distribusi dan menghindari antrean warga saat membeli minyak tanah. Dengan sistem kupon, setiap warga berhak mendapatkan minyak tanah maksimal 10 liter dengan harga Rp 2.750 per liter.

Dari pantauan Tempo, nampak puluhan warga di Jalan Garuda, Kota Palangkaraya, memadati pangkalan minyak tanah. Para pengantre kebanyakan didominasi kaum ibu dan anak-anaknya. Sementara, di sejumlah pangkalan lainnya, tampak papan bertulisan habis, seperti di Jalan Rajawali, Sanga Buana, Milono, G. Obos.

Moerniati, 43 tahun, warga Jalan Garuda, mengaku heran akan kesulitan mencari minyak tanah itu. "Kita bingung ada apa lagi dengan minyak tanah. Mengapa menjadi sulit untuk dicari, padahal kita sudah diberatkan dengan adanya pembatasan pembelian solar yang berdampak pada kenaikan sebagian bahan pokok," keluhnya.

Dia meminta pihak terkait segera melakukan operasi pasar agar masyarakat tidak resah, karena saat ini masyarakat akan menyambut hari raya Idul Adha dan Natal.

Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangkaraya meminta warga dalam membeli minyak tanah itu menggunakan kupon. "Kita akan anjurkan agar warga kembali menggunakan kupon. Untuk itu kita akan bagikan kepada masyarakat dalam waktu dekat agar pihak pangkalan hanya menjual pada masyarakat yang mempunyai kupon dan tetap kebagian," kata Kepala Disperindag Kota Palangkaraya Buhannudin.

Karana WW


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Minyak Tanah di NTT Rp 5.000 Seliter
Tangerang Kesulitan Pantau Pembagian Kompor Gas
Hiswanamigas Daerah Ragukan Konversi Minyak Tanah
Konsumen Borong Minyak Tanah di Purwakarta
Tangerang Minta Sosialisasi Konversi Minyak Dioptimalkan
Nelayan Tangerang Kesulitan Minyak Tanah
Agen Minyak Tanah Surabaya Tolak Konversi
Sultan Minta Konversi Minyak Tanah Tidak Dipaksakan
Antrian Minyak Tanah Mengular di Utan Kayu
Ibu Rumah tangga Unjuk Rasa Soal Minyak tanah
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113296 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

TNI AL Tangkap Kapal Tanker Pembuang Limbah
IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data